Menu

Ngurah Rai tertutup abu Raung, 176 turis China tertahan di Makassar

Ngurah Rai tertutup abu Raung, 176 turis China tertahan di Makassar

Merdeka.com – 176 penumpang asal China hingga pagi ini, Jumat (10/7), masih tertahan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar. Ratusan penumpang tujuan Bali menggunakan pesawat Sriwijaya Air ini tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin sekira dini hari tadi pukul 01.00 wita, Jumat, (10/7). Sebab Bandara Internasional Ngurah Raih Bali ditutup karena tertutup debu vulkanik Gunung Raung, yang dinilai bisa membahayakan penerbangan.

Air Port Duty Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kamaruddin kepada wartawan menjelaskan, penumpang asal China ini tiba semalam sekira pukul 01.00 Wita. Dengan demikian mereka sudah menunggu kurang lebih 10 jam. Karena bandara di Bali tutup, penerbangannya dialihkan ke Makassar. Tidak bisa ke Surabaya karena kondisi penerbangan di sana juga padat.

Saat ini mereka berada di gate 7, dalam ruang isolasi, tidak diperbolehkan keluar. Penumpang asing tersebut tidak diperbolehkan bercampur dengan penumpang lokal. Adapun pesawat Sriwijaya Air diparkir di apron lama.

“Kalau ada pesawat non schedule pasti akan ditempatkan di apron lama, karena di ampron baru ini juga padat,” kata Kamaruddin seraya menambahkan, rencananya penumpang ini akan diberangkatkan pukul 10.00 Wita hari ini, tapi belum ada juga kepastian karena tadi pagi saja sudah dijadwalkan pukul 09.00 Wita tapi ternyata molor.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional