Menu

KMP Beri Rapor Merah Pemerintah, KIH Membela

KMP Beri Rapor Merah Pemerintah, KIH Membela

Menjelang setahun pemerintahan Jokowi-JK yang akan jatuh pada 20 Oktober mendatang, Koalisi Merah Putih (KMP) memberi penilaian rapor merah.

Reaksi berbeda datang dari partai politik yang tergabung dalam koalisi Indoneisa Hebat (KIH). Terutama dari partai Nasional Demokrat (NasDem) dan PDI-P yang menolak penilaian pemerintah mendapatkan rapor merah. justru menurut partai NasDem kinerja pemerintahan sudah baik.

“Rapor merah, biru atau putih itu harus ada bahan ujiannya, apa yang ditanyakan dan dijawab. Kita kan tidak bisa dengan mudah menilai ini merah, biru, putih. Dari mana istilah itu? Yang pasti kinerja pemerintah setahun (misal) di bidang polhukam masih berjalan di tataran normal dan baik,” ujar wakil ketua Fraksi NasDem Johnny G Plate di gedung DPR, Jakarta, Kamis (15/10/2015).

Johnny menilai secara global dan kawasan Indonesia masih relatif lebih baik. Ekonomi Indonesia tumbuh ke tiga dunia.

Selain Bidang ekonomi, sektor politik merupakan sektor yang mendapatkan perhatian KMP.  menurut Johnny justru di era Jokowi lebih kondusif dibanding sebelumnya, baik dalam konteks birokrasi di eksekutif maupun di legislatif. Terkait dinamika parpol seperti Golkar dan PPP, menurutnya itu masalah internal parpol.

“Kasus Golkar itu internal partai yang pemerintah tidak campuri itu, dan sekarang berjalan dalam proses hukum, begitu juga PPP. Kita apresiasi pemerintah tak campuri internal parpol dan kita hormati berjalan di hukum,” ucap Johnny.

Begitu juga dengan PDIP menepis penilaian Koalisi Merah Putih yang disampaikan Partai Gerindra bahwa setahun pemerintahan Presiden Jokowi mendapat rapor merah. PDIP menilai pelambatan ekonomi disebabkan oleh banyak faktor.

“Bukan rapor merah, karena sebenarnya antisipasi sudah disiapkan semuanya,” kata Ketua Fraksi PDIP DPR Olly Dondokambey di Gedung DPR, Senayan, Jakarta. (ed-rafli)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional