Menu

Fuad Amin di Vonis 8 Tahun Penjara

Fuad Amin di Vonis 8 Tahun Penjara

Kasus Suap Fuad Amin dari Direktur PT Media Karya Sentosa Antonius Bambang Djatmiko sudah memasuki babak vonis. Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menjatuhkan vonis delapan tahun penjara terhadap Fuad Amin Imron, Politisi Partai Gerindra.

Fuad didakwa delapan tahun karena terbukti menerima suap dari Direktur PT Media Karya Sentosa Antonius Bambang Djatmiko terkait pengurusan izin tambang di Bangkalan, Jawa Timur.

“Mengadili, menyatakan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi bersama-sama dan berlanjut sebagaimana dakwaan kesatu primer dan pencucian uang sebagaimana dakwaan kedua dan ketiga,” ujar ketua majelis hakim Mochamad Muchlis di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (19/10/2015).

Selain di jatuhi vonis 8 tahun, Fuad juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp 1 miliar subsider enan bulan kurungan. Vonis lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi.

Jaksa menuntut Fuad hukuman 15 tahun penjara dan denda sebesar Rp 3 miliar subsider 11 bulan kurungan.

Adapun pertimbangan hakim yang memberatkan, yaitu Fuad dianggap tidak mendukung upaya pemerintah dalam memberantas korupsi.
Diketahui, selama menjadi Bupati Bangkalan dan Ketua DPRD Bangkalan, Fuad disebut telah menerima uang yang diketahui atau patut diduga merupakan hasil tindak pidana korupsi terkait jabatannya, yaitu menerima dari bos PT MKS Antonius Bambang Djatmiko sebesar Rp 18,05 miliar. (ed-Rafli)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional