Menu

Industri Kreatif Minta Insentif Pajak

Industri Kreatif Minta Insentif Pajak

Pengembangan Industri kreatif menjadi fokus pemerintah. Melalui Badan Ekonomi Kreatif (BEK) menilai dengan adanya insentif pajak berupa pembebasan pembayaran pajak terhadap industri kreatif akan mendorong pertumbuhan. Selain itu juga akan  semangat pada praktisi kreatif di Indonesia.

Kepala BEK Triawan Munaf menyatakan, sebenarnya banyak sekali insentif perpajakan yang bisa diberikan untuk mendorong semangat dan mengurangi kesulitan pada praktisi kreatif di Indonesia.

“Jangan dikenakan pajak kalau misalnya baru mulai seperti pembuatan game, aplikasi, kalau mereka belum bisa mendapat pemasukan harusnya jangan dikenakan pajak untuk tiga tahun pertama, hal-hal seperti itu perlu ditelaah,” jelas Triawan usai rapat koordinasi (rakor) di Kementerian Koordinator (Kemenko) Perekonomian, Jakarta.

Terkait dengan insentif, Triawan mengaku perlu dilihat satu per satu kebutuhan insentif pada industri kreatif. Pasalnya, permasalahan pajak antara subsektor industri kreatif satu sama lain berbeda.

“Enggak, harus dilihat satu-satu. Hampir di semua ada masalah insentif perpajakan. Kami sudah sering ketemu mereka, mereka bilang aduh ini pajaknya kebanyakan. Tinta, kertas kena pajak, penjualan buku kena pajak,” katanya. (ed- Ratnasari)

 

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional