Menu

Asap semakin pekat, jarak pandang Pekanbaru kian terbatas

Asap semakin pekat, jarak pandang Pekanbaru kian terbatas

Asap yang makin menebal di Pekanbaru, menjadikan relatif terbatasnya jarak pandang.
Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru menyatakan kabut asap akibat kebakaran lahan dan hutan menyebabkan jarak pandang di Kota Pekabaru dan Kota Rengat Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau hanya berkisar 200 meter pada Sabtu.

“Selanjutnya di Pelalawan dan Dumai jarak pandang lebih buruk hanya berkisar 100 meter,” kata Kepala BMKG Pekanbaru, Sugarin di Pekanbaru.

di sejumlah wilayah seperti Bengkalis, Siak, Meranti dan Indragiri Hili juga terselimuti asap pekat dengan jarak pandang hanya 200 meter hingga 300 meter.

BMKG menyebutan kabut asap pekat ini merupakan akibat kebakaran lahan dan hutan yang melanda sejumlah wilayah Riau. Kondisi tersebut diperparah dengan keberadaan ratusan titik panas di sejumlah Provinsi di Sumatera.

Berdasarkan pencitraan satelit Terra dan Aqua terdapat tujuh titik panas di Riau yang tersebar di dua kabupaten. Titik panas tersebut jauh berkurang dibandingkan pada Jumat lalu (23/10) saat terdeteksi sebanyak 49 titik.

Sementara itu, pada Sabtu pagi ini secara keseluruhan BMKG mendeteksi sebanyak 197 titik panas di Sumatera. Sebagian besar titik panas masih terkosentrasi di Provinsi Sumatera Selatan dengan 180 titik

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional