Menu

Pemerintah tahan Defisit APBN-P 2015 Tak Melebihi 2,7%

Pemerintah tahan Defisit APBN-P 2015 Tak Melebihi 2,7%

Kementrian Keuangan mengatakan batas defisit anggaran pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015, dari 2,23% menjadi 2,7% kembali tinggi, Sementara sisa 0,3% menjadi jatah dari pemerintah daerah.

“Untuk kepentingan perencanaan, kita biasa pakai 2,7%. Artinya, kalau kita mau melebarkan defisit jangan melebarkan lebih dari 2,7%. Kita selalu cadangkan daerah itu 0,3%,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF), Suahasil Nazara, di Gedung Djuanda, Kemenkeu, Jakarta, (27/10/2015).

selanjutnya Menurut Suahasil, angka tersebut hanya batas akhir toleransi pemerintah untuk menambah pembiayaan

“Ini supaya tidak melebihi 3%. Nanti pada praktiknya ya tunggu tanggal 31 Desember. Keuangan negara itu tidak seperti duit di kantong manusia yang tahu persis duit sampai perak-perakan, 50 perak juga. Nah ini kan rekonsiliasinya rumit. Karena itu kita tidak mau ambil risiko,” paparnya.

Masih rendahnya pendapatan, dikarenakan rendahnya setoran pajak dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP). “Sampai dengan 7 Oktober realisasi pendapatan sekitar 57% dan belanja sekitar 64%,” kata Askolani pada kesempatan yang sama. (ed-ratnasari)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional