Menu

Tarif Listrik batal naik 1 Januari 2016

Tarif Listrik batal naik 1 Januari 2016

Pemerintah mengurungkan niat untuk menaikkan tarif dasar listrik dan mencabut subsidi pada sebagian pengguna sedangkan hal tersebut sudah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016.

Dalam rapat kabinet terbatas kemarin (4/11/2015), Presiden Joko Widodo memerintahkan para menterinya untuk menghitung ulang rencana kenaikan tarif dasar listrik untuk pelanggan 450 watt dan 900 watt.

Pemerintah masih ragu dalam menetapkan tarif dasar listrik karena terkait data masyarakat yang berhak menerima subsidi. Sebelumnya, dalam APBN 2016, masyarakat yang berhak menerima hanya sebanyak 24,7 juta rumah tangga, dari sebelumnya 44 juta rumah tangga.

Jokowi minta data tersebut kembali direkonsiliasi dengan data keluarga miskin dan rentan miskin.

“Rekonsiliasi penting agar kebijakan subsidi listrik benar-benar tepat sasaran,” ujar Jokowi, Rabu, di kantornya, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Instruksi presiden untuk melakukan penghitungan ulang mengakibatkan pemerintah tidak akan memberlakukan tarif listrik baru tepat pada tanggal 1 Januari 2016.

Sebelumnya, pemerintah sudah menyiapkan tarif untuk rumah tangga pengguna 900 watt, yang dianggap tidak berhak mendapatkan subsidi sedangkan dalam kesempatan terpisah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengaku bahwa pihaknya perlu waktu untuk mengevaluasi paling lama enam bulan. Pihaknya akan menyesuaikan kembali data pelanggan PLN dengan data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) (ed-ratnasari)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional