Menu

Benarkah Ada Upaya Kristenisasi Di Sejumlah Sekolah Dasar Di Sumenep

Benarkah Ada Upaya Kristenisasi Di Sejumlah Sekolah Dasar Di Sumenep

topikterkini.com – Upaya kristenisasi terjadi di sejumlah sekolah dasar di Sumenep Madura. Kejadian ini langsung menggerkan masyarakat. Pasalnya kejadian ini hampir terjadi serentak (Selasa, 21/2/2017) di beberapa sekolah di Kabupaten Sumenep. Berita ini pun menjadi heboh dan membuat sejumlah orang tua siswa khawatir dan resah.

Kronologi Upaya Kristenisasi ini awalnya tidak diketahui pihak sekolah. Dengan modus akan memberikan sosialisasi mengenai wawasan kebangsaan dan NKRI. Ternyata banyak praktik yang mengarah pada upaya kristenisasi. Termasuk dengan yel-yel dan hadiah yang diberikan pada kediatan tersebut.

Seorang guru di salah satu sekolah di Manding menceritakan bahwa beberapa hari yang lalu ada seorang pria meminta ijin untuk melakukan sosialisasi mengenai Wawasan Kebangsaan dan NKRI pada hari Selasa 21 Februari 2017. Melihat tujuan dari kegiatan tersebut, sekolah pun menyetujui.

Di hari yang sudah disepakati, akhirnya rombongan yang akan memberikan sosialisasi pun tiba. Dengan membawa sejumlah kardus sebesar kardus sepatu yang isisnya akan diberikan kepada siswa. Awal kecurigaan terjadi setelah siswa diajarkan yel-yel. Dalam yel-yel tersebut terdapat kata haloloya. Usai acara yel-yel hadiah pun diberikan. Awalnya siswa senang karena mendapatkan hadiah yang cukup besar (sebesar kardus sepatu). Hadiah yang diberikan dibedakan antara siswa laki-laki dan perempuan.

upaya kristenisasi di SD SUmenep upaya kristenisasi di SD SUmenep upaya kristenisasi di SD SUmenep upaya kristenisasi di SD SUmenep

Puncaknya setelah siswa membuka hadiah tersebut ternyata isinya bukan buku pelajaran melainkan benda-benda yang khas milik Kristen. Beberapa siswa juga mendapatkan cerita dalam bahasa Inggris yang menceritakan tentang Nabi Isa. Beberapa juga mendapatkan kalung salib dan beberapa macam yang dibungkus seperti halnya hadiah pada saat natal.

 Kejadian ini pun langsung geger. Tidak hanya kalangan masyarakat, dari golongan guru dan sekolah lain juga geger. Mereka merasa sudah kecolongan. Karena sudah membiarkan upaya kristenisasi terjadi di sekolah mereka. Mereka juga meminta kepada pihak yang berwajib untuk segera ambil tindakan dan mengusut tuntas kejadian ini. Karena bagaimanapun juga upaya ini sudah meresahkan masyarakat dan pihak sekolah yang dijadikan tempat untuk melancarkan aksi kristenisasi siswa SD ini. Beberapa sekolah yang belum dimasuki kegiatan ini langsung pasang badan dan siap menolak apapun bentuknya yang mengarah upaya kristenisasi siswanya.

1 Komentar

  1. Deni

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional