oleh

Harga Sawit Di Sekadau Hanya Rp 1.200, Petani Berharap “New Normal” Menjadi Solusi Stabilitas Harga

TOPIKTERKINI.COM, SEKADAU KALBAR – Harga kelapa sawit di Kabupaten Sekadau, Kalbar kembali anjlok. Turunnya harga kelapa sawit ini dikarenakan kian mewabahnya Covid-19 atau virus corona sejak pertengahan Maret lalu.

Di Kabupaten Sekadau, harga kelapa sawit sampai saat hanya ini berkisar Rp 1.200 per kilogram.

Acan (39), warga Dusun Serasau Jaya, Kelurahan Desa Peniti, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau mengaku, harga jual kelapa sawi kepada tengkulak yang ada di desanya hanya berkisar Rp 1.200 per per kilogramnya.

Menurut dia, dengan mengandalkan satu kavling lahan milik sendiri, terkadang dia mengantungi pendapatan bersih hanya Rp 900.000 per dua Minggu sekali.

“Dalam dua minggu sekali, dari hasil panen hanya dapat satu ton lebih saja. Belum lagi upah panen dan konsumsi. Dan pada saat-saat bulan sekarang buah sawit sedang tipnya turun. Jadi, jika di totalkan pendapatan bersih dalam satu bulan hanya Rp 2000.000 saja,”kata Daud Kamis, (04/06/2020).

Sebelumnya, pada pekan pertama di bulan Februari 2020 lalu, harga kelapa sawit untuk tengkulak, di Kelurahan Desa Peniti, Kecamatan Sekadau Hilir,Kabupaten Sekadau, harga Karet paling tinggi menembus angka Rp 1.800 per kilogram.

Dengan merosotnya harga kelapa sawit karena seperti itu membuat galau petani kelapa sawit setempat. Sebab turunnya harga kelapa sawit dirasa petani membuat penghasilan mereka jauh berkurang.

“Bukan turun Pak, tapi terjun, sekarang hanya Rp 1.200 per kilogram,” kata Darman, salah satu petani setempat.

Dengan turunnya harga kelapa sawit diakuinya, bahwa omsetnya turun drastis hingga 50 persen, belum lagi bulan sekarang buah sawit sedang trepnya turun.

Keluhan sama diutarakan Matius, petani kelapa sawit asal Dusun Lamau, Desa Perongkan Kecamatan Sekadau Hulu.

“Harapan kami dengan adanya new normal ini ada upaya pemerintah untuk menstabilkan harga kelapa sawit yang ada di daerah kami. Agar segala kebutuhan ekonomi dapat terpenuhi secara maksimal,” harapnya. (Acil).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed