oleh

Sejumlah Fraksi DPRD Tolitoli Berikan Catatan Strategis Kepada Pemda Saat Paripurna Ranperda

TOPIKTERKINI.COM – TOLITOLI: Sejumlah Fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tolitoli memberikan apresiasi sekaligus saran dan masukan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli dalam forum Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tolitoli dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pertanggung jawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tolitoli Tahun Anggaran 2019, yang digelar pada Senin pagi, (13/7) di ruang sidang Suwot Lipakat DPRD Tolitoli.

Rapat paripurna itu dibuka oleh Ketua DPRD Kabupaten Tolitoli Moh Randi Saputra AR dihadiri oleh Bupati Tolitoli diwakili Sekretaris Daerah Drs. Hi. Mukaddis Syamsuddin, M.Si, seluruh Anggota DPRD serta pimpinan Perangkat Daerah Kabupaten Tolitoli.

Fraksi Persatuan Pembangunan menyampaikan sejumlah catatan dan masukan di antaranya, terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun Anggaran 2019 jika dilihat dari aspek perencanaan dinilai ada ketidakcermatan dalam menentukan target capaian. Asumsi yang digambarkan dalam target masih mentah sehingga realisasinya masih sangat minim dari ekspektasi awal.

Sementara fraksi Golkar selain menyatakan menyetujui Raperda tentang Pertanggung Jawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Tolitoli tahun anggaran 2019, ada beberapa hal yang sifatnya penting dan mendesak untuk ditindak lanjuti antara lain penambahan guru, distribusi guru dan peningkatan kesejahteraan guru honorer, peningkatan kesejahteraan petani, normalisasi sungai Tuweley yang terkatung-katung, penetapan kejadian luar biasa (KLB) untuk status gizi buruk yang masih tinggi di tahun 2019, pembenahan Database Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) khususnya data Program Keluarga Harapan (PKH), penanggulangan dan pengolahan sampah serta rendahnya serapan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan.

Sementara fraksi Partai Nasdem mengapresiasi Pemerintah Daerah yang telah berupaya maksimal sehingga Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2019 mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian ( WTP), dan juga meminta kepada Bupati dan seluruh jajarannya untuk terus meningkatkan efisiensi anggaran agar tidak terjadi pemborosan pada kegiatan operasional pemerintah.

Lain halnya dengan fraksi Partai Bulan Bintang, yang menilai masih rendahnya sumbangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap Pendapatan Daerah. Orientasi belanja untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat harus menjadi skala prioritas sehingga belanja modal bisa seimbang dengan belanja operasi dalam struktur APBD di masa yang akan datang. Terkait SILPA tahun Anggaran 2019 yang mencapai 12 milyard lebih membutuhkan perhatian dari segi perencanaan eksekutif terkait penyerapan anggaran karena masih banyaknya permasalahan infrastruktur yang belum diatasi secara menyeluruh.

Demikian pula dengan fraksi Nurani Indonesia Raya yang menyampaikan aspirasi masyarakat untuk menjadi perhatian terutama tunjangan sertifikasi guru agar ditahun ini tidak mengalami penundaan seperti tahun-tahun sebelumnya serta kondisi ruas jalan dalam kota yang rusak dan banyak dikeluhkan masyarakat untuk segera dibenahi.

Selanjutnya Fraksi Amanat Perjuangan juga menyampaikan beberapa catatan diantaranya, pelayanan air bersih belum maksimal sampai sekarang, tempat pelelangan ikan di pasar Susumbolan tidak dimanfaatkan sebagaimana mestinya sehingga diusulkan untuk dilakukan renovasi sehingga dapat berfungsi secara maksimal.

Disusul Fraksi Partai Demokrat, memberikan catatan kepada Pemerintah Kabupaten Tolitoli di mana perlu meningkatkan PAD dari sektor lain selain pajak, karena masih banyak potensi pendapatan yang belum tergali secara optimal seperti meningkatkan pendapatan dari pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Penilaian sangat baik atas kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli diberikan oleh Fraksi Partai Keadilan Sejahtera. Untuk itu diharapkan agar capaian-capaian tahun sebelumnya dapat menjadi bahan penilaian atas keberhasilan kinerja pembangunan di Kabupaten Tolitoli dan dapat menjadi acuan bersama di masa-masa yang akan datang.

Laporan : Husni Sese

Komentar

News Feed