oleh

Pelaksanaan Idul Adha di Desa Lentu Digelar di Lapangan Olah Raga yang baru

TOPIKTERKINI.COM – JENEPONTO | Ratusan orang warga desa Lentu laksanakan shalat idul  Adha 1441 H. 2020 secara berjamaah di lapangan olah raga sepak bola desa lentu kecamatan Bontoramba kabupaten jeneponto sul-sel Jumat 31/72020.

Pelaksanaan Idul Adha di Desa Lentu Digelar di Lapangan Olah Raga yang baruDalam pelaksanaan tersebut berbeda pada pelaksanaan sebelumnya yang setiap tahunnya dipusatkan di mesjid Nurul imam dusun moci desa Lentu, namun kali ini ditengah kepemimpinan kepala Desa sirajuddin yang terbilang masih baru menjabat pusatkan pelaksanaan sholat Id di lapangan.

Hal tersebut atas hasil rapat panitia dan tokoh masyarakat melalui  musyawarah panitia untuk pelaksanaan shalat idhul adha 1441.H 2020 dilakukan dilapangan yang di sediakan oleh pemerintah  desa tersebut.”ujarnya.

Sirajuddin juga menjelaskan bahwa mengenai kebiasaan setiap momen pelakasanaan shalat ied yang menjadi budaya memasukkan uang kedalam celengan (uang kepala), nantinya kita akan bagi rata ke setiap dusun sebagai bentuk transparansi sehingga tidak menimbulkan kecurigaan yang negatif ditengah masyarakat “imbuhnya”

Pelaksanaan Idul Adha di Desa Lentu Digelar di Lapangan Olah Raga yang baruSebagai kepala desa saya merasa sangat puas melihat antusias masyarakat datang ke lapangan sehingga pelaksanaan sholat Id begitu meriah, dan terlaksana dengan baik dan aman di tengah pandemi covid19 dan tetap mengikuti prokol kesehatan, ujar kepala desa kepada media topikterkini.com ditemui usai pelaksanaan shalat ied, tutupnya

Pembaca khutba shalat Idul Adha 2020 adalah Kepala Urusan Agama kecamatan (KUA) Bontoramba, Ustas Sahani SAg.
mengupas tentang Ahlak keluarga Nabi Ibrahim as.dimasa itu.

Tidak sampai disitu nabi ibrahim juga diuji dengan berat oleh Allah swt diperintahkan untuk menyembeli anak satu-satunya yaitu  ismail as. Hingga melaksanakannya dengan ikhlas namun karena kuasa Allah maka dia digantikan seekor domba untuk dipotong.

Sebagai umat islam kita bisa dapat  mengambil hikmah dan bahan renungan bahwa tujuan hidup kita di dunia ini penuh dengan cobaan dan ujian sejauh mana tingkat kwalitas iman seseorang untuk menyembah kepada Allah SWT.

Laporan: Mahmud Sewang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed