oleh

MENEMPA KEMANDIRIAN WARGA BINAAN LAPAS KELAS II B TOLITOLI PROGRAMKAN ASIMILASI BIDANG PERTANIAN.

Topikterkini.com. Tolitoli- Sekretaris Daerah Kabupaten Tolitoli Drs. Hi. Mukaddis Syamsuddin, M.Si, kamis siang (13/8) menerima kunjungan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Tolitoli Gamal Bardi, Bc.IP.,SH di ruang kerjanya.

Dalam kunjungannya itu, Kalapas didampingi Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) Lapas Kelas II B Tolitoli Irwanto Talantan, S.Kom, Kepala Urusan Umum Kusumawati, SH dan Kepala Sub Seksi Registrasi Feldyanto, SH.

Maksud kunjungan tersebut, menyampaikan progres penanganan terhadap warga binaan (Wabin) yang ada di Lapas Kelas II B Tolitoli.

Kepada Sekda Tolitoli, Gamal Bardi melaporkan bahwa warga binaan yang ada di Lapas Kelas II B Tolitoli saat ini berjumlah 270 orang.

Jumlah tersebut menurutnya telah melebihi kapasitas yang idealnya hanya 250 orang.

Dari jumlah Wabin tersebut, yang terbanyak adalah kasus penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba).

Hal lain yang disampaikan oleh Gamal Bardi adalah asimilasi yang diprogramkan oleh Lapas Kelas II B Tolitoli yang sangat memerlukan dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli. Asimilasi dimaksud adalah proses pembinaan narapidana dan anak didik pemasyarakatan yang dilaksanakan dengan membaurkan narapidana dan anak didik pemasyarakatan dalam kehidupan masyarakat.

Olehnya itu, salah satu programnya adalah asimilias dalam bidang pertanian dan tanaman pangan sehingga pihaknya membutuhkan ketersediaan lahan yang dapat dikelola dalam mendukung program tersebut.

Hal ini dimaksudkan agar warga binaan yang ada terlatih untuk hidup mandiri dan tidak lagi bergantung kepada keluarganya atau pihak lain dalam memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

Terkait hal itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tolitoli Drs. Hi. Mukaddis Syamsuddin, M.Si yang didampingi Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Tolitoli Arham A. Jacub, SH menyampaikan apresiasinya terhadap program yang akan dilakukan oleh pihak Lapas Kelas II B Tolitoli.

Menurut Sekda, program tersebut tentunya merupakan wujud pembinaan yang diberikan oleh Negara terhadap warga yang saat ini tengah menjalani proses hukum.

Selanjutnya Sekda akan mengkomunikasikan hal itu dengan perangkat daerah yang terkait dengan penyediaan lahan khususnya pertanian dan perkebunan.

Laporan : Husni Sese

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed