oleh

KAM ERAT USU Menyoroti problematika menyoal PEMIRA Daring USU

TOPIKTERKINI-MEDAN- Plt. Ketua Umum Kelompok Aspirasi Mahasiswa Erat (KAM ERAT) Universitas Sumatera Utara, Berry Sitohang meyampaikan kritiknya terhadap Pihak-pihak yang menjadi elemen dalam kontestasi elektoral tahunan di Universitas Sumatera Utara yang sejak 6 November pukul 09.00 WIB digelar.
Isu tentang dilaksanakannnya pemira secara online sudah mencuat sejak beberapa waktu lalu.Peranan KPU menjadi dalam hal ini menjadi barang biasa yang tentu akan terus disoroti banyak pihak. Sejak awal sudah sangat tampak bahwa KPU dalam pensosialisasiannya mengenai PEMIRA yang dilaksanakan secara daring sangatlah kurang. Jangankan mahasiswa ikut memilih,mengetahui siapa kandidat yang terusung naik dan kapan dilaksanakannya pun banyak sekali terjadi mis terhadap sesama mahasiswa USU. Belum lagi tidak adanya transparansi data DPT yang dimiliki oleh KPU USU.
Dalam kaca mata berpikir dan melihat pelaksanaan pemilihan ini terkesan dibuat dangan sangat tergesa-gesa,berita PEMIRA baru diumumkan oleh KPU pada tanggal 08 oktober 2020 lalu.Padahal,kita sama-sama tau bahwa sudah berbulan-bulan lamanya kabar tentang keberlanjutan PEMIRA tidak kita dengar.
Belum lagi banyaknya perubahan terkait komposisi calon,perubahan mekanisme pemilihan dan hal-hal lainya. Kita soroti garis besarnya dari segi mekanisme pemilihan, KPU kurang dalam memberikan sosialisasinya. Belum lagi fasilitas yang kurang memadai dalam pelaksaan PEMIRA online ini.Sosialisasi yang diadakan seadanya dan kurang menyentuh mahasiswa. Hari ini tepat ditanggal 06 November 2020 dilaksanakan PEMIRA yang pelaksaannya menjadi tugas besar dibawah kepengawasan KPU. Seperti sudah dibahas diawal kurangnya sosialisasi oleh KPU tadi diperkirakan meningkatkan angka golput pada PEMIRA kali ini,ditambah lagi seperti kita ketahui terjadinya eror sistem oleh PSI (pusat system informasi) dan dalam akun resmi KPU USU menyatakan pula bahwa mereka tetap menghitung waktu yang terbuang sia-sia tersebut karena anggapan mereka masalah ini masuk berita acara. Sekitar Pukul 03.40 wib KPU usu mengeluarkan pengumuman resmi bahwa PEMIRA ditunda untuk waktu yang tidak ditentukan. Barang tentu ini cukup mencederai segala tindakan mereka. Mahasiswa tentunya mempertanyakan kembali kredibilitas dari KPU terhadap pelaksanaan PEMIRA ini. Penundaan ini kembali mempertegas bahwa sejak awal KPU memang belum siap terhadap perubahan sistem dan pelaksanaan secara daring ini.
Kami dari KAM ERAT USU berharap hal-hal berbau elektoral seperti ini harus dijalankan dengan penuh tanggungjawab dan kepedulian lebih lagi. Mengingat juga Kampus seyogyanya menjadi Miniatur Kehidupan Bernegara, terlebih dalam ber-Demokrasi. Dan juga siapapun yang terpilih harus tetap mengedepankan Kepentingan Mahasiswa diatas Kepentingan manapun. (Arifin.L)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed