oleh

Ketua Bawaslu Sulteng Lakukan Monitoring dan Supervisi di Kabupaten Buol

TOPIKTERKINI.COM.BUOL – Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Jamrin Jaenas, SH, MH melakukan kunjungan kerja (Kunker) selama dua hari ke Bawaslu Kabupaten Buol, Sabtu (7/11/2020).

Dalam lawatan dengan agenda monitoring terkait Per Bawaslu Nomor: 8 tahun 2020 tentang Penanganan Pelanggaran Gubernur dan wakil Gubernur,Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota itu, Ketua Bawaslu Provinsi Sulteng bersama jajaran staf Bawaslu Provinsi dan rombongan, didampingi Ketua Bawaslu Buol Suhardi Badolo, S.Pd, M.Pd , anggota  Bawaslu Kordiv  HPP Karyanto, S.Sos dan Korsek Bawaslu Buol Muhamad Singara.S.Ag, M.Si.

Saat berada di Kabupaten Buol, Ketua Bawaslu Provinsi Sulteng beserta rombongan melakukan monitoring di Panwascam terdekat dari Ibu Kota Kabupaten Buol dii antaranya, Panwascam Biau, Bunobogu, dan Bokat, serta Panwascam Bukal.

Selain itu, rombongan juga melakukan silaturahmi ke Raja Buol di Kelurahan Leok 1.

Selama di istana Raja Buol, Ketua Bawaslu Sulteng Jamrin Jainaz bersama rombongan melakukan dialog terkait perhelatan Pilgub Sulteng yang tahapannya tengah berlangsung.

Pada dialog itu, Ketua Bawaslu Provinsi berharap, melalui perannya Raja Buol dapat memberikan dukungan penuh dengan ajakan dan himbaun kepada masyarakat menjaga integritas pemilu di Bumi Berkah ini.

“Kami berharap juga kiranya masyarakat terhindar dari upaya kampanye hitam. Masyarakat harus diberi edukasi terkait politik uang, yang melanggar sendi-sendi demokrasi di Kabupaten Buol,” kata Jamrin.

Terkait agenda kunkernya di Buol, Jamrin mengatakan, sesuai tugas dan tanggung jawab Bawaslu Provinsi adalah melakukan supervisi dan monitoring, dalam rangka memastikan kesiapan Bawaslu kabupaten/kota dalam melaksanakan pengawasan Pilkada.

Dia juga menekankan kepada seluruh jajaran pengawasan hingga ke tingkat Kecamatan dan Desa untuk menyamakan pemahaman terkait mekanisme pola penanganan pelanggaran dalam.Perbawaslu no.8 Tahun 2020

“Kita harus mempunyai konsep yang sama untuk membangun diskusi dan internalisasi Perbawaslu ini, supaya kita benar benar profesional dalam menangani tahapan pemilihan khususnya terkait penanganan pelanggaran,”ungkapnya kepada media ini.

Liputan : Husni Sese

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed