oleh

Jubir Cawabup No Urut 1 Menilai Pernyataan JULMAN, Jubir Paslon No Urut 3 Dugaan ASBUN

TOPIKTERKINI.COM – BUTUR | Mencermati komentar saudara Julman hijrah,SH sebagai Juru bicara paslon no urut 3 DRS Abu Hasan – Suhuzu ( AHS ) yang menyoroti Cawabup paslon Nomor Urut 1 AHALI, SH MH yang dimuat di Salah satu Media NUSANTARATERKINI.COM pada tanggal 28 November kemarin tentang pernyataan Ahali SH.MH pada saat debat pada tanggal 24 November 2020 lalu yang di adakan oleh komisi pemilihan umum(KPU) Kabupaten buton Utara

Kami menilai dan menduga saudara Julman Hijrah, SH sebagai Juru bicara Paslon Nomor Urut 3 atau akronim AHS dugaan Gagal paham dan dugaan tidak mengerti aturan, alias Asal bunyi Dugaan (Asbun).ungkapnya Laode Hermawan, SH (jubir AHALI,SH.MH) kepada awak media TOPIKTERKINI.COM. Senin/30/11/2020

Lanjut Laode Hermawan, SH atau biasa di sapa Mawan, Perlu saya jelaskan Terkait pernyataan Cawabup paslon 01 (pak Ahali, SH. MH) yang menyoroti dugaan korupsi pada saat debat tanggal 24 November 2020 yang lalu, itu sudah tepat, karena beliau (Pak Ahali, SH, MH ) hanya menanggapi pernyataan Pak DRS Abu Hasan yang membahas korupsi pada saat debat berlangsung, kalau pun pendapat Pak Ahali, SH. MH menyerang pribadi masing-masing pasangan calon, itu domain moderator sebagai pemandu acara pada saat debat berlangsung, dan pasti akan diingatkan oleh moderator, dan bukan saudara Julman yang menilai.

Kemudian terkait penanganan perkara korupsi pada saat beliau menjadi penyidik tindak pidana korupsi (tipidkor), itu hal yang wajar dan yang menilai pekerjaan beliau (Ahali, SH,MH) adalah atasan penyidik, yang saat itu masih aktif sebagai anggota polri dan bukan saudara Julman.

Lanjut Mawan, Kami Nilai pernyataan saudara Julman, SH menyerang pribadi cawabup Ahali, SH MH. Sampai menyebut latar belakang pekerjaan beliau (pak Ahali, SH. MH) sebagai Penyidik

Olehnya itu, Saya sebagai juru bicara cawabup (Pak Ahali, SH. MH)
terkhusus untuk saudara Julman Hijrah,SH agar meminta maaf secara terbuka kepada Cawabup Ahali,SH,MH.
karena pernyataan saudara Julman Hijrah, SH sudah menyerang pribadi beliau. Tuturnya.

Lanjut Mawan, Kemudian Menanggapi komentar Julman Hijrah, SH Terkait mantan kades Baluara Rasid bahwa ada temuan waktu menjabat sebagai kades Baluara, yang berhak menilai jika ada temuan adalah inspektorat Buton Utara, dan pihak aparat penegak supremasi hukum dalam hal ini pihak kejaksaan maupun kepolisian. ucap Mawan.

Mawan menambahkan, kepada seluruh simpatisan dan para tim maupun pendukung masing-masing figur marilah berpolitik yang santun, Buton Utara adalah milik kita semua, bukan perseorangan atau pun golongan tertentu.tutup Mawan.

Laporan: Jean Arsat

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed