oleh

Sejumlah KPM BPNT di Jeneponto Mendapatkan Telur Busuk dan Tidak Layak Konsumsi

TOPIKTERKINI.COM – JENEPONTO | Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) adalah bantuan pangan dari pemerintah yang diberikan kepada KPM setiap bulannya melalui mekanisme akun elektronik yang digunakan hanya untuk membeli pangan di e-Warong KUBE PKH / Pedagang bahan pangan yang bekerjasama dengan Bank HIMBARA

Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran serta memberikan nutrisi yang lebih seimbang kepada KPM secara tepat sasaran dan tepat waktu.

Namun, pada saat penyaluran, banyak ditemukan kekurangan-kekurangan yang diduga sangat merugikan para Keluarga Penerima Manfaat (KPM)

Setelah beberapa waktu lalu ditemukan beras yang sudah berulat dan tidak layak untuk di konsumsi yang diduga akan disalurkan kepada para KMP BPNT di Kabupaten Jeneponto, kini kembali ditemukan telur busuk dan tidak layak untuk di konsumsi dibagikan kepada sejumlah Keluarga Penerima Manfaat di Kabupaten Jeneponto

Atas kejadian tersebut, Sejumlah KPM Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) mengeluh dan merasa dirugikan karena bantuan telur yang di terimanya sudah busuk dan sudak tidak layak untuk di konsumsi yang dibagikan baru-baru ini.

Safri Dg. Jarre, salah satu KPM warga Lingkungan Bontang Kel. Empoang Selatan Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto kepada media mengatakan bahwa dirinya mendapatkan telur yang sudah busuk saat penyaluran BPNT pada hari rabu 16/12/2020 Lalu

“Lima (5) Hari yang lalu saya dapakan beras 10 kg, telur 15 biji, ikan bandeng 3 ekor dan paket sayur, ketika sampai di rumah, Telurnya hendak di goreng, tapi ternyata sudah busuk dan berulat”, ungkap Safri Dg. Jarre, Selasa (22/12/2020).

Senadah dengan Sunggu Dg. Koasa, yang juga salah satu penerima manfaat (KPM) yang juga beralamat di Lingkungan Bontang Kelurahan Empoang Selatan Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto juga mengaku mendapatkan telur yang sudah busuk pada penerimaan BPNT Minggu lalu

” Iye’ saya juga mendapatkan telur yang sudah busuk dan sudah tidak layak untuk di konsumsi” tutur Sunggu Dg. Kuasa

Meski mendapatkan telur yang sudah busuk dan tidak layak untuk di konsumsi, KPM mengaku tidak bisa berbuat apa-apa

“Kami selaku penerima sangat kecewa dengan kejadian ini, karena kami di berikan bantuan tapi bantuannya sudah sangat tidak layak untuk di konsumsi”,  Tuturnya

Laporan: Usman S

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed