oleh

Gelar Aksi, Fraksi Revolusi Keadilan Desak Bupati Jeneponto Copot Kadis Sosial

TOPIKTERKINI.COM – JENEPONTO | Sekelompok Aktivis dari Fraksi Revolusi Keadilan (FRK) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri Jeneponto, kantor Dinas Sosial dan Bank BRI, jalan pahlawan Kecamatan Binamu Kab. Jeneponto, Selasa 02/02/2021.

Farksi Revolusi Keadilan menilai bahwa pada program tersebut ada sejumlah dugaan pelanggaran seperti yang isi pernyataan sikap yakni:

1. Penetapan E-Warong/agen cenderung dilaksanakan dengan cara-cara yang tidak sesuai Pedum Bansos Pangan Sembako.

2. Penyaluran Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dilaksanakan secara tidak transparan sehingga terdapat KKS milik KPM yang dikuasai oleh pihak tertentu secara tidak bertanggungjawab dan berlangsung cukup lama sehingga mengakibatkan hak-hak pemilik KKS tidak dinikmati oleh KPM tersebut, baik paket Sembako maupun BLT untuk KPM Non PKH/KPM BPNT dimana nominal BLT sebesar Rp.500.000,-lima ratus ribu rupiah.

3. Terdapat dugaan pemasungan hak-hak KPM melalui pemaketan bahan pangan sembako kepada KPM sehingga KPM tidak memiliki kebebasan atas hak yang diberikan oleh negara melalui Pedum Sembako 2020 dalam membelanjakan dan memilah bahan pokok yang dibutuhkan sesuai selera KPM.

4. E-Warung yang seharusnya berdiri secara mandiri dan aktif melayani kebutuhan KPM ternyata pasif seolah-olah hanya tempat penitipan paket barang sembako dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

5. Terdapat kemungkinan intrik perbuatan melawan hukum/kejahatan dalam penetapan pemasok barang sembako (supplier) yang diduga dilakukan oleh pihak-pihak tertentu.

6. Adanya kecenderungan praktik monopoli pelaksanaan distribusi bahan pokok kepada E-Warung sehingga mengakibatkan dugaan monopoli dagang/usaha yang tidak sehat.

7. Harga paket bahan pokok nampak terlalu mahal dengan kualitas yang cukup dapat sangsikan sehingga volume dan kualitas terhadap setiap isi paket bahan pokok diduga tidak berbanding lurus dengan jumlah bantuan yang digesek dengan metode habis sekali gesek oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

8. Bahwa metode sekali gesek habis merupakan sebuah tindakan yang patut diduga merupakan bagian dari taktis modus operandi kejahatan untuk merenggut uang rakyat demi keuntungan yang lebih besar dengan cara lebih mudah dan cepat.

9. Bahwa lemahnya sosialisasi mengenai program kartu sembako dan bantuan langsung tunai yang disalurkan melalui Rekening KPM BPNT sehingga terdapat warga yang tidak memperoleh hak BLT KPM BPNT, dan pada wilayah tertentu terhadap KPM dikabarkan mengalami pemotongan dengan jumlah bervariatif.

Gelar Aksi, Fraksi Revolusi Keadilan Desak Bupati Jeneponto Copot Kadis SosialDHEDY S, Selaku Jendral Lapangan pada aksi tersebut mengatakan ke media ini bahwa, Kami Meminta kepada Kepala Kejaksaan Negeri Jeneponto agar segera melakukan pemeriksaan dan terhadap para pihak yang harus tanggungjawab terhadap pelaksanaan program Bansos Sembako tersebut diantaranya adalah Pendamping Bantuan Sosial Pangan, Vendor/Supplier dan segera menyelidiki dugaan keterlibatan Bank Penyalur, Pihak Bulog Jeneponto, dan Dinas Sosial,”ujarnya

Selain itu, kami juga mendesak Bupati Jeneponto sebagai penanggung jawab program di Tingkat Daerah untuk segera mencopot Kadis Sosial Jeneponto karena tidak mampu menjamin pelaksana Bansos Pangan/BPNT secara berkeadilan sehingga hak masyarakat/KPM yang notebene sebagai keluarga sasaran penerima manfaat atas program tersebut cenderung dirugikan,”kata dhedy

Terpisah ketua Fraksi Revolusi Keadilan Muh. Alim Bahri mengatakan bahwa kami mendesak kepala Dinas Sosial agar segera Mundur dari Jabatannya, dan meminta kepada BPK-RI Perwakilan Sulawesi-Selatan agar melakukan audit investigasi khusus terhadap kecenderungan terdapatnya dugaan tindak pidana yang mengancam merugikan hak masyarakat dan keuangan negara

Kami juga meminta kepada TIM satuan tugas/Tikor Program Sembako agar memberikan ruang kepada Aparatur Penegak Hukum dalam rangka melaksanakan supremasi dalam pelaksanaan Bansos Sembako di Jeneponto,”tutup alim bahri

Laporan: Usman S

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed