oleh

Layanan Disdukcapil Bantaeng Naik Grade

TOPIKterkini.com–Bantaeng: Layanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bantaeng naik great. Hal ini Diungkapkan Kadis Dukcapil Muh Ali Imran di ruang kerjanya jalan Andi Mannappiang, Rabu 10/3/2021.

Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Berdasarkan Surat keputusan hasil evaluasi pelayanan publik unit penyelenggara lingkup kementrian, lembaga dan pemerintah daerah nomor 111 Tahun 2021 yang ditandatangani Tjahyo Kumolo bulan Februari yang lalu. Melalui keputusan Kemenpan RB menilai Pelayanan publik Disdukcapil Kabupaten Bantaeng meningkat dari great C menjadi B,

“Surat keputusan ini baru saya terima kemarin” Kata Ali Imran menunjukkan surat keputusan Kemenpan yang berada ditangannya. Semua ini didapatkan atas keinginan dan kerja keras staf dinas Dukcapil, tambahnya

Setahun menjabat sejak Januari 2020 Kadis Dukcapil ini berupaya memberi motivasi untuk terus meningkatkan kapasitas SDM. diketahui great C itu telah disandang sejak tahun 2019, tahun 2020 pasca pelantikan dirinya masih berkutat digreat C.

“Dibulan yang sama tahun 2020 setelah dilantik saya juga menerima SK seperti ini yang masih great C” ungkap Ali Imran.

Saat itu, lanjut Ali Imran, saya bertanya ke staf, apakah great C ini sudah bagus ? Jawaban ketidak puasan ditunjukkan para staf, pasalnya masih ada dua great diatas untuk mendapatkan yang terbaik, tukasnya.

“Kita mulai melihat indikatornya, kita ingin secara realistis melihat apa kondisi yang kita alami pada saat itu”, jelasnya,

6 indikator yang dinilai ini, tidak bisa lepas dari 4 bidang yang ada disini yakni bidang pelayanan pendaftaran penduduk, bidang pelayanan pencatatan sipil, bidang pengelolaan informasi administrasi kependudukan dan bidang data dan inovasi pelayanan, kesemuanya ini berada dalam satu siklus, papar Kadis

Untuk mendapatkan great A dirinya mengukur kemampuan teman-teman “saya bilang ini (great B, Red) bisa kita dapatkan. kita paculah” kisah Kadis, hanya saya sebagai penanggung jawab katanya melanjutkan, saya bilang, memang dari C ke B bisa tapi untuk sampai ke A itu sangat berat, tutur Ali Imran.

Sebelum pelayanan dialihkan ke Mall Pelayanan Publik (MPP) kondisi pelayanan sangat terbatas bahkan sangat sempit “disini kita kondisinya, sudah sumpek, jadi yang namanya antrian itu tak dapat dihindari” keluh Kadis.

makanya dipersyaratkan sarana prasarana layanan publik itu harus punya tempat parkir yang aman nyaman dari segi standar, dimasukin ke itu dan didokumentasikan jadi tempat parkir roda empat roda dua, setelah pindah ke MPP, sedikit longgar parkirnya jadi sarana prasarana yang di luar itu terpenuhi, kemudian ketika sarpras pelayanan didalam seperti komputer dan sarpras penunjang layanan juga jadi penilaian sampai pada sarana tempat duduk menunggu antrian, tuturnya.

Dengan keterbatasan yang dimiliki dirinya tetap berkeinginan layanan Disdukcapil dapat setara dengan layanan di perbankan, orang menunggu antrian tempat duduknya enak, pungkas Ali Imran.

Laporan : Armin

Komentar

News Feed