oleh

Polres Tolitoli Bekuk Dua Pelaku Pencurian Handphone

Topikterkini.com.Tolitoli – Polres Tolitoli di pimpin langsung oleh Wakapolres, KOMPOL F TARIGAN,S.H, di dampingi Paur Subbag Humas, AKP, RIZAL BANDI, dan Kasat Reskrim RIJAL, S.H, menggelar Konferensi Pers di Mako Polres terkait pengungkapan dua kasus pencurian handphone di wilayah Tolitoli, Kamis ( 25/3/2021).

Waka Polres pada kesempatan itu menyampaikan bahwa, pengungkapan pertama kasus pencurian handphone terjadi di wilayah kecamatanToliToli Utara dengan tersangka, KULANG ( 45), pada saat korban berada di salah satu puskesmas dan memarkir kendaraannya tepat di samping pelaku dimana Handphone korban berada di bagasi depan motor korban namun korban baru menyadari jika handphone miliknya masih berada di bagasi motornya, sewaktu korban keluar hendak mengambil, handphone tersebut sudah tidak ada di bagasi motor alias raib.

Lebih lanjut di katakan Kompol F.Tarigan, berselang beberapa hari usai handphone tersebut hilang, korban mendapat informasi kalau ada salah satu tempat servis handphone di wilayah itu pernah melihat handphone tersebut, dan sempat pelaku melakukan Tukar tambah namun di kembalikan karena merasa curiga dengan handphone yang bawa pelaku.

Berdasarkan informasi yang didapat, korban akhirnya berinisiatif mendatangi rumah Pelaku dan bertemu dengan KULANG, namun pelaku tidak mengakui adanya Handphone korban Padanya. Tanpa basa basi pelaku langsung mendatangi kantor polsek setempat untuk melaporkan handphone nya yang hilang, dengan berbekal informasi awal dari tempat Service.

“Atas dasar laporan korban, Personil Polsek Tolitoli Utara langsung melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi dari masyarakat pihak polsek Tolitoli Utara di bantu oleh unit resmob polres tolitoli Pelaku berhasil di amankan di rumahnya PELAKU dan barang bukti di bawah ke polres guna menjadi bahan penyelidikan lebih lanjut,”ungkap Kompol.F.Tarigan.

Pelaku Kulang pun di Tetapkan sebagai Tersangka pada tanggal 15 maret 2021 dan di terbitkan nya surat perintah Penahanan pada tanggal 15 maret 2021 yang akan berlaku 20 hari kedepan.

Atas perbuatan nya tersangka Kulang di kenakan pasal 362 KUHPidana dengan Ancaman 5 tahun penjara.

Lanjut Waka Polres, F. Tarigan, pengungkapan kasus pencurian handphone kedua terjadi di Desa buntuna dengan tersangka JUHRI (43),  korban yang menggunakan mobil Hilux yang saat itu hendak mengambil kelapa muda dan meninggalkan dua handphone miliknya di dasboard mobil, setelah korban mengambil kelapa muda dan bergegas mendekati mobil nya untuk mengambil handphone, naas handphone miliknya sudah tidak ada. Korban langsung mendatangi kantor polisi untuk melaporkan kehilangan handphone, gerak cepat unit resmob Polres Tolitoli langsung melakukan pelacakan karena salah satu nomor di handphone milik korban masih aktif sehingga mempermudah pihak resmob menemukan posisi dan menangkap Pelaku.

Diketahui Pelaku adalah Juhri, di tangkap di kediaman nya setelah tim Opsnal Reskrim tolitoli mendapatkan informasi tentang Pelaku, selanjutnya unit resmob dengan sigab melakukan penangkapan kepada pelaku pencurian dikediaman nya.Tanpa perlawanan pelaku di gelandang ke mapolres tolitoli berserta barang bukti handphone dan sebuah sepeda motor guna menjadi bukti penyelidikan lebih lanjut.

Pelaku Juhri ditetapkan sebagai Tersangka sejak tanggal 21 Maret 2021 dan juga di terbitkan nya surat penahanan pelaku pada tanggal 22 maret yang berlaku untuk 20 hari kedepan.

Akibat perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 362 KUH Pidana dengan Ancaman maksimal 5 tahun Penjara.

bersama awak Media ,cetak, online dan elektronik

Dihadapan para awak media,Wakapolres Kompol, F. Tarigan mengatakan maraknya pencurian yang terjadi akhir akhir ini di akibatkan desakan ekonomi dan kebutuhan sehari hari, namun sebagai pelayan masyarakat dalam hal melindungi pastinya pihak kepolisian tidak akan menutup mata dengan laporan laporan pencurian dari pihak korban walaupun pencurian bernilai kecil.

“Pihak kami berharap perlu adanya kerja sama dengan stekhoulder, awak media agar bisa memberikan informasi kepada masyarakat luas tentang Pidana dalam kasus apapun sehingga bisa memberi efek jera kepada masyarakat agar tidak melakukan perbuatan yang melawan Hukum,” pungkas Wakapolres.

Liputan : Andi Iswana

Komentar

News Feed