oleh

Musrembang Anak Digelar Di Jeneponto, Ini Penjelasan Wabup.

Topikterkini.com-Jeneponto-Musyawarah Perencanaan Pembangunan Anak (Musrenbang Anak) digelar di Gedung Sipitangarri Jl. Lanto Daeng Pasewang Kelurahan Empoang Kabupaten Jeneponto, Rabu 31/03/2021.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) tersebut, dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Jeneponto, Paris Yasir dan dihadiri Kepala Bappeda, Kadis Dikbud, Kadis DP3A (Ketua Forum Pemberdayaan Perempuan) dan sejumlah Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Jeneponto, Kepala Korwil Kecamatan Dinas Dikbud, Delegasi Anak Tingkat Kecamatan serta para Fasilitator Relawan Forum Anak Kabupaten Jeneponto.

Wakil Bupati Jeneponto, Paris Yasir dalam sambutannya menjelaskan, bahwa kegiatan yang diinisiasi Bappeda ini dilaksanakan dengan tujuan agar mendorong dan menfasilitasi masyarakat dalam memberi ruang kepada anak-anak, agar terlibat langsung pada proses perencanaan pembangunan untuk mewujudkan kesejahteraan anak dengan menghormati hak-hak dan memberikan jaminan keberpihakan terhadap anak dalam pembangunan.

“Penyelenggaraan musrembang anak pada hari ini, merupakan suatu momentum untuk mengembang visi dan misi yang penting, strategis serta monumental dalam menjamin hak asasi dan kehormatan anak Indonesia khususnya di Kabupaten Jeneponto,” jelasnya.

Wabup menyebutkan, bahwa anak yang dilibatkan pada kegiatan Musrenbang ini adalah anak-anak pilihan, terbaik dari tiap kecamatan yang berkesempatan mengekspresikan dan mengungkap pendapat dalam hal membuat perencanaan pembangunan.

Olehnya itu Wakil Bupati berharap, usulan serta masukan dari musrembang anak ini dapat terealisasi dalam bentuk program dan kegiatan yang bersumber dari APBD Kabupaten, APBD provinsi APBN dan juga pada pembiayaan lainnya, sehingga terwujud harapan anak dalam pembangunan.

“Kesepakatan Pemerintah tentang usulan program yang diuraikan dalam Cluster Prioritas pembangunan anak di Kabupaten Jeneponto tahun anggaran 2022 menjadi kebijakan prioritas yang dijabarkan ke dalam program kegiatan untuk dilaksanakan oleh masing-masing perangkat daerah, sesuai tugas fungsi dan kewenangan serta terintegrasi ke dalam kegiatan anak, dengan demikian sasaran pembangunan dapat dicapai lebih optimal,” harapnya.(***) 

Laporan: Ishak Basman
Editor : A. Baso Pangerang WMG

Komentar

News Feed