oleh

Bersama TGB, Satlantas Lombok Timur Gelar BINCANG BERKAH BERKESELAMATAN dan Kampung Sehat 2 Ntb

TOPIKTERKINI.COM – LOMBOK TIMUR: Sosialisasikan tertib berlalulintas dan Kampung Sehat 2 NTB kepada seluruh guru dab Siswa/siswi SMA/SMK se Kabupaten Lombok Timur, Satlantas Polres Lotim menggelar “BINCANG BERKAH BERKESELAMATAN” melalui sarana zoommeting dan live IG Satlantas Lotim. Sabtu, 10/04/2021.

Kegiatan ini penting dilaksanakan guna memberikan informasi dan mengedukasi siswa/siswi SMA/SMK tentang bagaimana cara berkendaraan yang baik dan benar dengan tertib berlalu lintas.

Turut sebagai Narasumber dari Internal Kepolisian yakni Kanit Regident Satlantas Lotim Ipda Ayudina Prakasa, S.Tr.K dan Kanit Kamsel Satlantas Lotim Aiptu Wahyu Hidayat serta tidak kalah menariknya narasumber dari tokoh agama terkemuka di NTB

Dr. TGB. K.H. Muhammad Zainul Majdi, Lc., M.A. (Gubernur NTB Periode 2008-2018) dan Dr. TGH. Abdul Aziz Sukarnawadi, Lc., M.A. (Ketua Pengurus Harian DUTII NTB)

Dalam bepergian, khususnya dengan kendaraan baik roda dua maupun roda empat, narasumber dalam pandangan islam berpesan kepada kaum milenial untuk selalu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan check and recheck kendaraan sebelum pergi dilengkapi surat kendaraan bermotor, mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan menggunakan helm.

Sebagian besar, katanya, faktor penyebab kecelakaan berasal dari pengemudi kendaraan karena melanggar peraturan, tidak disiplin, emosional saat berkendaraan, terburu-buru mengejar waktu dan rasa ngantuk. “Ini yang perlu kita waspadai, kuasailah diri sendiri sebelum bepergian karena keluarga selalu menanti dirumah,” ujarnya seraya menjelaskan faktor lainnya yaitu cuaca, kondisi kendaraan dan ruas jalan yang dilalui.

Diakhir bincang, Dr. TGB. K.H. Muhammad Zainul Majdi, Lc., M.A. menekankan untuk sadar dan sopan selama berlalu lintas, awas dan waspada dalam berkendaraan, disiplin terhadap undang-undang dan aturan lalu lintas.

Antri sebagai budaya tertib berlalu lintas serta rawat diri dan kendaraan agar tetap laik pakai serta saling menghargai sesama pengguna jalan raya dengan tidak menggunakan knalpot bising/racing yang dapat menganggu masyarakat dalam beribadah maupun masyarakat lain yang sedang dalam keadaan sakit, Tutup nya.

Laporan: Haeril

Komentar

News Feed