oleh

Bahas Dapur Rakyat Banggai, Komisi II Warning Agen dan Pangkalan Elpiji 3 Kg

TOPIKTERKINI.Com,BANGGAI – Menyikapi laporan masyarakat terkait kelangkaan dan harga Gas Elpiji subsidi 3 Kilo Gram di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Komisi II DPRD Banggai, menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP), bersama 6 pemilik Agen Distributor pada Selasa pagi (27/4/2021).

Ketua Komisi II Sukri Djalumang mengatakan, RPD tersebut guna menyikapi keluhan masyarakat tentang kelangkaan gas dan penjualan Elpiji 3 Kg yang melebihi penjualan Harga Eceran Tertinggi (HET). Penjualan gas Elpiji subsidi 3 Kg telah mencapai Rp40ribu sampai Rp60 ribu pertabung.

“RDP ini guna mencari solusi serta untuk mengetahui penyebab naiknya harga LPG” kata Sukri saat membuka RPD.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Hasrin Karim menyampaikan, penetapan HET di Kabupaten Banggai, berdasarkan Peraturan Gubernur Sulawesi Tengah nomor 2 Tahun 2021, tentang penetapan HET berdasarkan jarak tempuh.

Untuk jarak tempuh 0 sampai 60 Kilo Meter harga Eceran Tertinggi Rp18 Ribu per tabung subsidi 3 Kg. Sedangkan jarak 61 Kilo Meter sampai 120 Kilo Meter harga penjualan berdasarkan HET Rp19.000. Jarak 121 Kilo Meter sampai 180 Kilo Meter harga penjualan tertinggi Rp. 21.800 rupiah.

“untuk wilayah Banggai jika dilihat dari letak geografis jarak tempuh tertinggi hanya mencapai 180 Km” urainya.

Rapat di pimpin Ketua Komisi II, Sukri Djalumang di hadiri Asisten 1 Setda Bupati Banggai Alfian Djibran dan Asisten Pembangunan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Banggai, Hasrin Karim, melahirkan Empat poin rekomendasi. Inti dari rekomendasi tersebut  memberi peringatan keras terhadap agen dan pangkalan yang nakal.

 Liputan : Amad Labino

Komentar

News Feed