oleh

VIDEO: Gelar Aksi di Hari Jadi, Aliansi Pemuda Turatea Desak Bupati Copot Kadis dan Kabid Pelayanan Disdukcapil Jeneponto

TOPIKTERKINI.COM – JENEPONTO | Sejumlah Mahasiswa dan Pemuda di Kabupaten Jeneponto yang mengatasnamakan diri ALIANSI PEMUDA TURATEA Menggelar Aksi tepat di Hari Jadi Jeneponto Ke-158 didepan kantor bupati Jeneponto, Sabtu 1 Mei 2021

Aksi tersebut menindak lanjuti temuan dugaan pungli pembuatan berkas kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil kabupaten Jeneponto serta adanya dugaan tindakan diskriminasi terhadap salah seorang Mahasiswa yang mengaku melihat langsung adanya pungli dan sempat di laporkan oleh pihak Disdukcapil Jeneponto kepada pihak kepolisian

Seperti pantauan wartawan dilapangan bahwa para pengunjuk rasa nyaris bentrok dengan camat Binamu, Tamalatea, dan Rumbia. Ketiganya berusaha membubarkan pengunjuk rasa yang dianggap tidak elok berunjuk rasa pada peringatan hari jadi Jeneponto.

“Hentikan aksinya! Ini hari jadi Jeneponto. Kalau mau aksi, adaji hari-hari lain. Siapa juga yang mau terima aksinya, kan ini bukan hari kerja,” teriak salah seorang camat.

Tak lama kemudian Perwakilan Pemkab Jeneponto, Mustaufiq menemui pengunjuk rasa dan berjanji akan menindaklanjuti aspirasi mereka untuk diteruskan kepada pimpinan.

Mustaufiq mempersilakan perwakilan pengunjuk rasa untuk bertemu pihak terkait, Senin (3/5/2021). Mustaufiq meminta tolong agar pengunjuk rasa menunda aksinya karena Jeneponto kedatangan tamu hari ini.

“Kita akan kedatangan tamu dari provinsi, Bapak Gubernur (Andi Sudirman Sulaiman) bersama rombongan. Kita akan memperlihatkan kepada mereka bahwa orang Jeneponto itu sikatutui, sipakabbiliri, sipammaling-malingi,” kata mustaufiq kepada para peserta aksi

Dedi Arsandi, Selaku Jendral Lapangan dalam penytaannya menuturkan bahwa dihari Sabtu 01 Mei 2021 bertepatan dengan hari jadi kabupaten Jeneponto maka kami segenap anak rakyat Jeneponto yang tergabung dalam barisan aksi Aliansi Pemuda Turatea melangsungkan gerakan demonstrasi dalam rangka menggugat secara nurani berbagai persoalan pemerintahan daerah, Tuturnya

Demi mewujudkan Jeneponto GAMMARA dan SMART, maka hari ini dibawa terang cahaya matahari kami segenap pemuda anak bangsa yang tergabung dalam barisan (Aliansi Pemuda Turatea) melangsungkan gerakan giat damai sebagai tanda penghormatan pemuda anak rakyat yang memiliki tanggung jawab secara Kejuangan untuk mengisi kemerdekaan sebagai jelmaan penghormatan terhadap para pahlawan-pejuang-bangsa yang telah dengan bersuka rela mengorbankan segala jiwa dan raga untuk kepentingan menjaga dan mempertahankan marwah revolusi kemerdekaan, Ujarnya

Hari ini kami mendesak bupati Jeneponto untuk melakukan peyuratan kepada kementerian dalam negeri untuk mencopot kepala dinas Capil dan ibu Kabid Pelayanan yang dinilai melanggar etika tata kelola pemerintahan, Dimana istri dan suami menjabati jabatan yang strategis pada salah satu dinas, Dimana Pada dinas Capil kabupaten Jeneponto itu kami curigai Ibu Kabid Pelayanan yang megambil kebijakan dalam semua hal di sana.

Kami juga Meminta Kepada bupati Jeneponto untuk melakukan evaluasi kepada dinas Capil kabupaten Jeneponto karena sistem pelayanan sangat bobrok yang menambahkan proses persoalan antrian.

Kami juga mengutuk keras pihak disdukcapil jeneponto atas tudingan pencemaran nama baik instansi dan mengamuk di area dukcapil jeneponto oleh salah satu mahasiswa di kabupaten jeneponto

Kami minta bupati Jeneponto mengevaluasi kinerja para pegawai dukcapil yang di duga masih melakukan tindakan pungli, serta mengevaluasi beberapa posisi strategis yang di duduki satu keluarga dan meminta kepada pihak kepolisian mengusut tindakan represif yang di lakukan oknum pegawai dukcapil terhadap mahasiswa, tutup Dedi arsandi

Laporan: Usman S

Komentar

News Feed