oleh

Tunggu Izin Gubernur, Pengusaha Se Indonesia Bertemu di NTB

Topikterkini.com MATARAM– Pengusaha di Indonesia yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) akan melakukan pertemuan di Lombok, NTB. Para pengusaha dari berbagai latar belakang usaha dan kelas ini akan menggelar rapat kerja. “Rencananya di semester IV 2021 ini,” kata Ketua Apindo Provinsi NTB, Ni Ketut Wolini.

Dijumpai di kantornya, Jumat, 4 Juni 2021, Wolini mengatakan, sejauh ini Lombok tetap disepakti sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan tahun untuk pembahasan program Apindo ditahun mendatang ini. “Mudah-mudahan tidak berubah ke daerah lain. Para pengusaha ini inginnya tetap di Lombok, NTB,” imbuhnya.

Untuk memastikan Lombok sebagai tuan rumah kegiatan nasional para pengusaha ini, Apindo ingin meminta persetujuan, atau permisi, kepada kepala daerah, Gubernur NTB. Wolini mengatakan, sudah banyak cara yang dilakukan untuk beraudiensi dengan Gubernur. Audiensi dimaksudkan untuk menjamin keberlangsungan acara nasional ini dapat dilaksanakan.

Mengingat, pembatasan kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah. Pertemuan tahunan para pengusaha ini, kata Wolini, adalah forum yang sangat strategis untuk menawarkan pengelolaan potensi sumber daya alam di NTB kepada investor. “Kita bisa menawarkan kerjasama kepada pengusaha, kepada investor. Kita punya banyak kawasan-kawasan strategis berinvestasi. Itulah mengapa pertemuan ini sangat kita harapkan dilaksanakan di NTB,” imbuhnya.

Wolini lebih jauh mengatakan, kesulitan beraudiensi langsung dengan Gubernur. Ada banyak hal yang inginnya dibahas bersama. Kaitannya dengan NTB sebagai tuan rumah. Persiapan sebagai tuan rumah dan persiapan apa saja yang akan ditawarkan nantinya kepada pengusaha melalui forum dimaksud.

“Forum ini sangat strategis. Harapan saya, kita bersama daerah sama – sama menawarkan potensi kita kepada pengusaha-pengusaha yang akan hadir. Kendala cuma satu, susah bertemu dengan gubernur untuk mempersiapkan kita sebagai tuan rumah,” imbuhnya. Setiap rapat koordinasi Apindo, 400 pengusaha selalu hadir. Belum termasuk keluarga dan kerabatnya yang akan dibawa. Sambil berwisata, kehadiran ratusan pengusaha ini nantinya diharapkan bisa menggeliatkan sektor pariwisata dan ekonomi kerakyatan.

Tim Liputan : Saeful

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed