oleh

CPNS Daerah Kabupaten Tolitoli Dibekalu Ilmu Penggunaan Aplikasi MOOC

Topikterkini com.Tolitoli – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tolitoli, mensosialisasikan penggunaan aplikasi _Massive Online Open Courses (MOOC)_ bagi 59 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Daerah Kabupaten Tolitoli.

Aplikasi MOOC ini, merupakan suatu terobosan dalam pelaksanaan Pelatihan Dasar (Latsar) bagi CPNS di masa pandemi Covid-19 yang tidak memungkinkan untuk dilakukannya pelatihan tatap muka.

Sosialisasi yang dilaksanakan di Aula BKPSDM Kabupaten Tolitoli itu dibuka oleh Kepala BKPSDM Usman Taba, SE.,MH.,MM pada senin pagi (14/6) dengan nara sumber Arham Firdaus, S.IP dengan metode pembelajaran terdiri dari simulasi penggunaan aplikasi, pembelajaran mandiri selama 16 hari kemudian akan di lanjutkan dengan pembelajaran distance learning yang di lakukan secara daring melalui media video conference.

Kepala BKPSDM Kabupaten Tolitoli Usman Taba,SE.,MM.,MH saat memberikan arahannya mengatakan, kegiatan latsar ini merupakan syarat yang harus dilalui oleh seluruh CPNS sebelum di angkat menjadi PNS. Sehingga diharapkan seluruh CPNS dapat mengikuti kegiatan latsar dengan baik. Namun karena pandemi, tidak memungkinkan seluruh CPNS untuk dikumpulkan dalam satu tempat tertentu, sehingga ada perubahan metode tahun ini. Hal ini kata Usman.

Diperkuat dengan peraturan Lembaga Administrasi Negara LAN Nomor 1 Tahun 2021 tentang PeLatihan Dasar Latsar CPNS, yang menyatakan bahwa pelaksanaan latsar dapat di lakukan secara klasikal dan blended learning, karena di masa pandemi, maka metode klasikal ditiadakan dan diubah menjadi metode blended learning.

Dalam metode yang baru ini seluruh peserta latsar lebih ditekankan pada pembelajaran mandiri, pembelajaran kolaboratif dan penguatan kompetensi teknis bidang tugas. Pembelajaran mandiri ini nantinya akan memanfaatkan aplikasi MOOC yang memungkinkan bagi peserta untuk dapat belajar secara mandiri dengan cara menyaksikan video pembelajaran.

Sumber: Liputan Prokopim Pemda Tolitoli.

Laporan: Andi Iswana

Komentar

News Feed