oleh

MAHASISWA JANGAN TAKUT

MAHASISWA JANGAN TAKUT

Oleh. Dr. Sudirman Muhammadiyah, S.Pd., M.Si
Ketua LPM UPRI Makassar

MAHASISWA, KALIAN ITU MAHA DARI YANG LAIN : JANGAN TAKUT

Ketika kebenaran itu tak lagi datang. Ketika keadilan itu tak lagi memihak. Maka lebih baik aku hidup menyendiri di tengah hutan.

Sok Hok Gie

Menyimak yang lagi trending topik di medsos, ketua BEM UI, melebeli meme Orang no. Satu negeri ini. The King Of Lip Servise, membuat pro kontra bagi nitizen, bagi yang kontra menganggap berlebihan, bagi yang pro termasuk saya, lebih baik koreksinya di medsos daripada di jalan demo apalagi melunjaknya covid d negeri ini , maka langkah yang bijak ketika dia bersuara di medsos sebagai bentuk ekspresi dalam berperan sebagai social of change,
Bekal bagi siswa yang mau jadi MAHAsiswa sebaiknya baca ulang reposting ini:

MAHASISWA IPK BUKAN SEGALANYA

Untuk kamu yang mahasiswa, apa sih yang terlintas di pikiran kamu saat pertama kali menginjakkankaki di kampus? Pastinya banyak sekali yang kamu pikirkan saat menjadi mahasiswa baru. Jika digunakan kesepuluh jari tangan, tentu tak akan cukup untuk merincinya.

Salah satu di antara sekian banyak hal yang kamu pikirkan tersebut, IPK adalah salah satunya, bukan? Ya, mahasiswa dan IPK memang tak terpisahkan.

Apakah kamu termasuk mahasiswa yang sering mengkhawatirkan IPK? Jika iya, ada baiknya kamu baca beberapa opini di bawah ini. Bahwa kuliah bukan cuma soal IPK. Masih banyak hal lain yang perlu kamu nikmati, jangan fokus pada IPK saja.
1. Untuk apa kuliah mahal-mahal kalau yang dicari cuma nilai?
Biaya kuliah tidak murah. via http://playbuzz.com

Jika kamu kuliah hanya untuk mencari nilai, lantas untuk apa kamu mengorbankan begitu banyak uang orang tua kamu? Sama saja artinya kamu menukar uang dengan lembar kertas berisi daftar nilai.

Setiap hari, yang ada dalam pikiran kamu hanya nilai, nilai, dan nilai. Ini akan membuat kamu menjadi orang yang curang. Kenapa tidak? Karena prioritasmu hanya nilai, tentu kamu akan tergoda untuk melakukan apa saja demi meraih nilai yang tinggi itu, bukan?

Kamu akan menjadi mahasiswa yang berlabel IPK tinggi. Tapi, tidakkah kamu sadar bahwa diri kamu sendiri tidak mendapatkan apapun? Bangga, iya. Siapa yang tidak bangga jika mendapat IPK tinggi? Tapi di luar rasa bangga itu, adakah kamu mempertanyakan diri kamu sendiri? Tidakkan kamu merasa kosong di pikiran juga hati?

Nilai yang sesungguhnya bukan angka yang kamu dapatkan. Tapi, bukan berarti nilai tinggi itu tidak penting, ya. Maksudnya, jangan HANYA terfokus pada nilai. Oke? (bersambung/rk)

Komentar

News Feed