oleh

RPU Solusi Komunikasi Tanggap Darurat Bencana Bantaeng

TOPIKterkini.com–Bantaeng: Organisasi Radio Amatir Indonesia (ORARI) Lokal Kabupaten Bantaeng berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Labbo, Kecamatan Tompobulu, gelar Hari Ulang Tahun Radio Pancar Ulang (RPU) Bonto Tappalang, yang dihadiri langsung oleh Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin, Selasa 10/8/2021.

Keterbatasan jangkauan sinyal telepon seluler. Terkhusus apabila seluruh provider telepon tidak berfungsi saat terjadi bencana besar. RPU yang hadir sebagai solusi komunikasi tanggap darurat terjadinya bencana alam di Kabupaten Bantaeng, guna mempermudah koordinasi saat terjadi bencana.

Ketua ORARI Bantaeng, Armawansyah menyampaikan bahwa RPU yang dirakit khusus oleh teman-teman radio amatir Bantaeng. Dengan menggunakan HT untuk melakukan koordinasi dalam penggunaan Radio Pancar Ulang ini.

Bantaeng juga semakin diuntungkan dengan adanya daerah pegunungan, sehingga menjadi provokasi signal yang baik untuk di pancang di atas gunung, kemudian dipancar ulang kepada pengguna radio, jelas Armawansyah.

“RPU ini memiliki jangkauan yang cukup luas, bahkan bisa sampai ke Kendari. Dengan cakupan ini, diharapkan agar setiap kejadian dapat dilaporkan dengan cepat sehingga waktu penanganan dapat lebih cepat,” kata Armawansyah.

Sementara itu Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.

Dia mengatakan, Pemerintah Daerah tentunya akan terus memberikan support terhadap kegiatan-kegiatan keamatiran di Kabupaten Bantaeng apalagi dengan hadirnya RPU ini, masyarakat bisa mengetahui dengan cepat jika terjadi bencana.

“Insya Allah dampak dari bencana dapat diminimalisir sekecil mungkin. Saya siap menjadi amatir radio lokal Kabupaten Bantaeng,” ujar Bupati.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Bantaeng, Misbahuddin Basri, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Bantaeng, Subhan serta Kepala Desa Labbo, Sirajuddin.

Laporan : Humas Pemkab.
Editor. : Armin

Komentar

News Feed