oleh

Honornya Semakin Berkurang, Guru Honorer di SDI No. 177 Pangalawakkang Pertanyakan Penggajian

TOPIKTERKINI.COM – JENEPONTO | Pembayaran Gaji Guru Honorer di SDI No.177 Pangalawakkang yang Dibayarkan Lansung oleh kepala sekolahnya usai pencairan Dana Bos dipertanyakan lantaran Gaji yang diterima oleh Guru Honorer berkurang dari gaji yang diterima sebelum pergantian kepala sekolah yang sebelumnya menjabat

Menurut Salah seorang guru honorer yang mengajar di SDI no.177 Pangalawakkang Kec. Bontoramba Kabupaten jeneponto yang menolak untuk disebutkan namanya di dalam pemberitaan ini mengatakan bahwa “Penggajian guru honorer kita pertanyakan kepada kepala sekolah SDI No.177 Pangalawakkang Saharuddin, S.Pd karena selama menjabat sebagai Kepala SDI No.177 Pangalawakkang mulai bulan September 2020 Sampai bulan Agustus 2021 untuk pembayaran gaji guru honorer berkurang Dibandingkan dengan kepala sekolah SDI No.177 Pangalawakkang yang sebelumnya yakni Nurmanti, S.Pd. MM

Lanjut sumber menjelaskan bahwa, “Saat Nurmanti,S.Pd. MM menjabat sebagai kepala sekolah SDI No.177 pangalawakkang satu kali pencairan Dana BOS guru honorer yang pegang kelas Dibayarkan sebesar Rp.1.600.000 (satu juta enam ratus ribu rupiah) pertiga bulan, sedangkan guru honorer yang tidak pegang kelas dibayarkan sebesar Rp.500.000 (Lima ratus ribu rupiah) pertiga bulan

Sementara kepala sekolah SDI No.177 Pangalawakkang Saharuddin, S.Pd yang mulai menjabat pada bulan September 2020 sampai sekarang Tahun 2021 Untuk pembayaran gaji guru honorer bukannya Semakin bertambah malah berkurang

Untuk pembayaran gaji guru honorer untuk tahap terakhir tahun 2020, guru honorer yang pegang kelas Dibayarkan sebesar Rp.700.000 (Tuju ratus ribu rupiah)dan untuk pencairan Dana BOS Tahap pertama tahun 2021 dibayarkan sebesar Rp.1000.000 (satu juta Rupiah) dan untuk pembayaran gaji guru honorer yang tidak pegang kelas Tahap terakhir tahun 2020 Dibayarkan sebesar Rp.450.00 (Empat ratus Lima puluh ribu rupiah) perorang dan untuk pembayaran gaji guru honorer Tahap pertama tahun 2021 bagi guru yang tidak pegang kelas dibayarkan sebesar Rp.500.000 (Lima ratus ribu rupiah) per orang

Selain Guru Honorer yang mengeluhkan pembayaran gaji honornya berkurang, juga yang mengeluhkan Operator sekolah, Bujang sekolah dan ketua Komite sekolah karena setiap pencairan Dana BOS untuk pembayaran gaji honornya berkurang

Seperti yang dialami ketua komite sekolah Rahman, untuk pencairan Dana BOS Tahap terakhir tahun 202O Honornya Dibayarkan oleh kepala sekolah sebesar Rp.400.000 (Empat ratus ribu rupiah) Sedangkan untuk pencarian dana BOS berikutnya Tahap pertama tahun 2021 yang Dibayarkan oleh kepala Sekolah sisa sebesar Rp.150.000 (seratus lima puluh ribu rupiah)

Waktu Nurmanti menjabat sebagai kepala Sekolah SDI no.177 Pangalawakkang untuk pembayaran Gaji Guru Honorer, Operator sekolah, Bujang sekolah dan komite sekolah tidak pernah berkurang itupun dalam satu kali pencairan dana BOS pertiga bulan dalam satu kali pencairan Dana BOS dan empat kali pencairan dalam satu tahun

Sedangkan kepala sekolah SDI no.177 Pangalawakkang yang sekarang Saharuddin untuk pencarian dana BOS dalam satu kali pencairan dana BOS Empat bulan dan bukan lagi tiga bulan dan bukannya penggajian guru honorer, operator sekolah, Bujang sekolah dan ketua komite sekolah Semakin bertambah tetapi malah semakin berkurang

Di SDI no.177 Pangalawakkang jumlah siswa keseluruhan sebanyak 92 (Sembilan puluh dua) Siswa Dengan Tenaga pengajar sebanyak 12 Orang terdiri 4 orang guru PNS dan 8 Orang guru honorer Ditambah 1 Orang ketua komite sekolah Dan 1 orang bujang sekolah dan besarnya Dana BOS yang Dikelola oleh kepala sekolah dalam satu tahun sebesar 80 juta Lebih, Ungkap sumber yang tidak mau Disebutkan Namanya di dalam pemberitaan

Sementara kepala Sekolah SDI No 177 Pangalawakkang kec.Bontoramba kab.jeneponto Saharuddin,S.pd ketika Hendak dikonfirmasi diruang kerjanya Selasa (31/08/2021) jam 08.30 ,Wita tidak ada Ditempat dan menurut ketua komite sekolah Rahman kepala sekolah belum datang dan biasanya dia datang jam 09.00 Wita pagi

Laporan: Djumatang

Komentar

News Feed