oleh

Terkesan Dipaksakan, Pembangunan Rehabilitasi Puskesmas Manyampa Disorot Warga

TOPIKTERKINI.COM – BUKUKUMBA | Pembangunan rehabilitasi puskesmas Mannyampa Desa Manyampa, Kec Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba, disorot warga dan terkesan di paksakan.

Menurut  warga setempat bahwa pembangunan pengerjaan rehabilitasi puskesmas terkesan dipaksakan, karena lokasi pembangunan dinilai sangat sempit dan dikawatirkan tidak ada pengembangan kedepannya, ucap sumber,  Selasa, (7/9/2021).

Terkesan Dipaksakan, Pembangunan Rehabilitasi Puskesmas Manyampa Disoroti WargaSelain itu, sumber sangat menyayangka kinerja pemerintah, karena  pada saat dilakukan musrembang diduga kurang melibatkan tokoh masyarakat, sehingga dalam mengambil keputusan dianggap kurang tepat.

“Ia mulai dari awal pembangunan puskesmas Mannyampa diduga bermasalah, sejak itu pula saya mengklaim bahwa lokasi tersebut tidak layak untuk dijadikan lokasi pembangunan” tuturnya

Kami bersama dengan beberapa elemen masyarakat termasuk dari tokoh mahasiswa dari jurusan arsitek menyebutkan bahwa dilokasi tersebut hanya cocok digunakan selayaknya dengan taman dan tidak ada lagi bagunan, ucap sumber pada Topikterkini.com disebuah warung.

Tak hanya itu, sumber juga menyebutkan bahwa terkait dari segi penataan ruangnya tidak layak, sebelum saja ada bangunan sering terjadi kecelakaan, apalagi setelah ada bangunan, ” katanya.

” Saya melihat bahwa sebelum saja ada bangunan sudah sering terjadi kecelakaan, apalagi kalau ada bangunan. Pada saat kadis kesehatan Bulukumba, dr. Wahyuni hadir, saya bilang dok, berpikirki, kenapa naselalu disini terus dibangun dilahan yang sempit. Mau perebutkan, di bangun dengan dana yang sekian anggaran,  buang-buang anggaranki, yang nilainya miliaran rupiah.Seharusnya pemerintah membangun puskesmas diempat yang cocok ” kesalnya.

Masih kata sumber bahwa selain ditempat yang tidak layak, pembangunan pengerjaan rehabilitasi puskesmas Mannyampa diduga tidak mengantongi izin membangun (IMB). Karena dilokasi pembangunan tidak terlihat papan IMB, ” katanya.

” Ia saya melihat tidak ada IMB, kemudian dampak lingkungannya, dan diduga tidak ada pembuangan limbahnya,” ucap sumber.

Kepala dinas kesehatan kabupaten Bulukumba dr.wahyuni lewat via telepon mengaku bahwa memang ada pembangunan pengerjaan proyek rehabilitasi yang dianggarkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dari kementerian kesehatan,” katanya.

” Terkait pembangunan pengerjaan rehabilitasi puskesmas sudah tidak bisa dipindahkan, karena nominklatur kegiatannya memang rehab berat, jadi tidak bisa dipindahkan. Justru beresiko dan bermasalah, jadi tetap bangunan lama.

Terkait masalah Izin membangun (IMB) dan dampak lingkungannya, tidak mungkin kita membangun, karena itu salah satu persyaratan yang harus terpenuhi.

” Ia terkait Izin membangun (IMB) itu salah satu persyaratan untuk membangun, termasuk izin lingkungan, dari lingkungan itu harus ada, karena itu, salah satu persyaratan untuk membangun, termasuk IPAnya itulah yang harus dipenuhi agar sesuai standar,” pungkasnya.

Laporan: Andi Burhanuddin

Komentar

News Feed