oleh

Aksi Pencurian Toko Barang Campuran di Batas Kota Jeneponto Terekam CCTV, Pemilik toko mengaku rugi 200 Juta

TOPIKTERKINI.COM РJENEPONTO | Dua orang pencuri menggunakan topeng hitam dan memakai baju putih lengan panjang, celana pendek terekam CCTV di sebuah toko penjual barang campuran yang berlokasi di batas kota Jalan poros Jeneponto-Bantaeng, tepatnya Kelurahan Empoang Kota Kecamatan Binamu  Kabupaten Jeneponto, Minggu 12/09/2021

Dalam tayangan camera pengintai CCTV milik toko barang campuran Tersebut, terlihat dua orang pencuri yang menggunakan topeng hitam dan memakai baju putih lengan panjang dan celana pendek tersebut membawa tas dan memikul empat karung yang berisi rokok dan menggeleda lemari penyimpanan emas.

Pemilik Toko Singara, Sri Nurhani (28) ketika ditemui pada hari kamis 16/09/2021 mengatakan kepada topikterkini.com, bahwa dua orang pelaku yang beraksi juga berhasil masuk ke dalam ruangan.

“Kalau dari rekaman CCTV tersebut memang kurang jelas wajah pelakunya, karena dia pake topeng dan durasi pencurian tersebut kurang lebih 2 jam, kejadian terjadi sekitar pukul 01.20 siang ,” ujar Nurhani

Nurhani mengaku saat itu dirinya sedang tidak ada di rumah

“Saat itu saya sedang keluar dan tidak ada dirumah”

“Adapun barang yang dicuri adalah Dua Emas Batangan, Gelang Emas, Jam Tangan Alex Sander Kristi, Tas Bermerek dan rokok 4 Karung besar, beberapa makanan, Ungkapnya

Sri Nurhani juga mengungkapkan bahwa, kerugian akibat aksi pencuria tersebut sekitar Rp. 200.000.000,-

“Semua barang di toko tersebut semua amblas, dan kalau ditaksir semua kerugian barang yang diambil sekitar kurang lebih Rp. 200.000.000 (dua ratus juta rupiah), Lanjutnya

Aksi Pencurian Toko Barang Campuran di Batas Kota Jeneponto Terekam CCTV, Pemilik toko mengaku rugi 200 Juta
Bukti Laporan

Masalah ini saya sudah laporkan ke pihak kepolisian Jeneponto sejak hari Minggu 12/09/2021 dan sampai sekarang belum ada informasi dari pihak polres Jeneponto

Harapan saya saat ini agar pihak kepolisian polres jeneponto secepatnya bisa mengungkap dan mendapatkan pelakunya dan agar di hukum sesuai hukum yang berlaku,”tutup Nurhani

Hingga berita ini diterbitkan topikterkini.com belum melakukan konfirmasi terkait laporan tersebut kepada pihak polres jeneponto

Laporan: Usman S

Komentar

News Feed