oleh

Paripurna DPRD, Wakil Bupati Buol Sampaikan Nota Keuangan RAPBD Tahun Anggaran 2021

Topikterkini.com.Buol – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buol melaksanakan Kegiatan Rapat Paripurna DPRD dengan Agenda Penjelasan/Keterangan Bupati Buol Terhadap Penyampaian Nota Keuangan RAPBD – P Kabupaten Buol Tahun 2021 dan Satu Buah Prakarsa Pemerintah Daerah. Bertempat di Ruang Rapat Utama DPRD Kabupaten Buol, Jumat (24/9/2021).

Rapat Paripurna tersebut di pimpin dan di buka oleh Ketua DPRD Kabupaten Buol, Srikandi Batalipu, S.Sos dan dampingi Wakil Ketua II, Ahmad Takuloe, SH bersama Anggota DPRD Kabupaten Buol.

Agenda Rapat Paripurna Kali ini di laksanakan dengan Penyampaian Nota Keuangan RAPBD – P Tahun 2021 dan Satu Buah Prakarsa Pemerintah Daerah yang di sampaikan oleh Bupati Buol, yang di wakili wakil Bupati H. Abdulah Batalipu, S.Sos, M.Si.

Wakil Bupati Buol dalam Sambutanya menyebutkan bahwa hal – hal yang melatarbelakangi Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 berdasarkan ketentuan pasal 161 Peraturan Pemerintah Nomor: 12 Tahun 2019 tentang pengelolaan Keuangan Daerah dimana disebutkan bahwa Perubahan APBD dapat di lakukan apabila terjadi perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi Kebijakan umum APBD, Keadaan yang menyebabkan harus di lakukan pergeseran Anggaran Unit Organisasi, antar Kegiatan, dan antar jenis belanja serta keadaan yang menyebabkan Sisa lebih Penggunaan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran sebelumnya harus di gunakan dalam tahun berjalan serta keadaan darurat dan/atau keadaan luar biasa.

Di Momentum Paripurna itu, Wakil Bupati menjelaskan pada bahwa tanggal 13 April 2020, presiden RI, Jokowi telah menetapkan Covid-19 sebagai bencana nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2020 tentang Penetapan Bencana Non Alam Penyebaran Corona Virus Diseases (Covid 19). Pandemi Covid 19 menyebabkan krisis kesehatan yang berdampak pada krisis perekonomian Negara dan berimbas pada perekonomian daerah, termasuk wilayah kabupaten Buol dimana merupakan salah satu daerah yang tak luput dari sebaran pademi virus tersebut. Bahkan Kabupaten Buol masuk dalam kategori zona merah. Oleh karena itu pemerintah Kabupaten Buol mengambil langkah secara cepat dengan mengunakan seluruh sumber daya yang ada termasuk penganggaran dengan melakukan dua (2) kali pergeseran belanja hasil refocusing dan realokasi Anggaran.

Dengan kondisi daerah yang sedang melakukan pemulihan Dampak dari Covid 19, maka perubahan kebijakan belanja daerah Kabupaten Buol tahun 2021 di arahkan untuk,

1. Penyesuaian Anggaran antara organisasi Perangkat Daerah yang disebabkan perubahan capaian target kinerja Program Kegiatan dan Sub Kegiatan.

2. Melakukan refocusing Kegiatan dan realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid 19, Pemulihan ekonomi dan jaring pengaman Sosial.

3. Melakukan pemanfaatan belanja Daerah Secara efisien.

Rapat Paripurna yang di pimpin ketua DPRD Kabupaten Buol, Srikandi Batalipu, S Sos dihadiri oleh Forkopimda dan SKPD secara Virtual. Sidang Paripurna di laksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Laporan: Husni Sese

Komentar

News Feed