oleh

VIDEO : BPN Tolitoli Gelar Jumpa Pers Terkait Program Strategi Nasional Tahun 2O22.

Topikterkini.com.Tolitoli – Kepala Kantor Badan Pertanahan kabupaten Tolitoli, RAHAB, A.Ptnh, M.A.P, yang menyampaikan beberapa agenda kerja dan target dari BPN tahun 2022, Terkait

PSN (Program strategi national ) yang menyelimuti beberapa point Program Kerja yakni.

 

PTSL pengukuran atau pensertifikatan terhadap 2000 bidang tanah, sekaligus melakukan pemetaan bidang ” tanah yang sudah bersertifikat sebanyak 1200 bidang tanah untuk pemetaan.

Lintor ( lintas Sektor )sebanyak 150 bidang tanah namun untuk lokasi belum ditetapkan dikarenakan akan di lakukan terlebih dahulu koordinasi dengan dinas terkait.

 

Selanjutnya distribusi Tanah Pertanian 3500 bidang tanah, untuk beberapa desa yang ada di kabupaten tolitoli.

Pensertifikatan Bmn dari jalan NASIONAL 300 bidang tanah. Pemberdayaan 500KK diberikan akses rivon agraria dan pertanahan melakukan pendampingan kepada bersangkutan untuk supaya Tanahnya bisa digunakan dimamfaatkan menjadi sumber pendapatan, tidak hanya menjadi lahan kosong tanpa mamfaat.

PSN selanjutnya yakni pembaruan Zona nilai tanah tahun 2022 mendapatkan target 400 titik sample yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten tolitoli.

 

Kepala Pertanahan Rahab, menyampaikan bahwa sertifikat yang sudah lama jika akan melakukan pematahan sertifikat untuk di input ke aplikasi agar bisa masuk dalam titik koordinat, masyarakat tidak perlu melakukan pembayaran namun jika melakukan pergantian Blangko sertifikat baru dikenakan biaya administrasi. Adapun sertifikat yang WAJIB melakukan pergantian Blangko yakni Sertifikat yang masih berlogo departemen Dalam Negri karena sudah cacat administrasi.

Adapun penyampaian selanjutnya tentang program Buku Desa Atau Data Base pertanahan harus mengacu pada surat edaran Bupati terlebih dahulu untuk kedesa-desa, sehingga semua bidang tanah yang ada di desa memiliki surat surat, sporadik kalau kepemilikan langsung sporadik, sedangkan jika tanah warisan akan di buatkan surat warisan dari desa bersangkutan.

 

Programnya akan di lakukan secara bertahap, hal ini dilakukan guna memudahkan warga untuk kedepan nya dalam membuat sertifikat.

 

“Buku desa ini akan memeberikan perlindungan dari kasus pertanahan. yang mana bisa terjadinya penjualan berulang dan Sertifikat ganda,” Pungkas Kakan BPN Toli-toli.

 

Liputan: Andi Iswana

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.