oleh

GMKI Cabang Sibolangit Kecewa terhadap Oknum TNI atas tindakannya Kepada Masyarakat

TOPIKTERKINI/DELI SERDANG-Beredarnya Dalam video siaran langsung yang menampilkan sejumlah anggota TNI melakukan pengeroyokan terhadap para petani, peritistiwa tersebut terjadi tepat di Desa Sei Tuan, Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang

Saat itu pihak TNI kembali mengklaim kalau persawahan yang dikuasai oleh masyarakat adalah milik Pusat Koperasi Angkatan Darat (Puskopad) A Dam I/BB.

Kericuhan itu direkam, diunggah dan sontak viral di media sosial karena sempat disiarkan secara langsung oleh salah satu petani yang memiliki akun Facebook bernama “Samarya Uyee Samarya Parbellakk”.

Informasi yang dihimpun keributan terjadi karena saat itu pihak TNI AD melakukan pemasangan plang di lokasi tersebut.

Kericuhan yang awalnya terjadi di jalan desa lama kelamaan sampai memasuki area persawahan. Dengan hadirnya puluhan anggota TNI AD untuk melakukan pemasangan plang kepemilikan lahan yang sedang dipersoalkan antara petani dan pihak TNI, dan hal itu mendapat respon penolakan dari pihak petani, sehingga bentrokan tidak dapat dihindari lagi. Dan dampak bentrokan tersebut terdapat korban dari pihak petani, dan dari antaranya ada 3 anak-anak yang menjadi korban

Melihat hal itu,GMKI Cabang Sibolangit,Deliserdang sangat kecewa dengan Tindakan yang tidak manusiawi yang tidak memiliki nilai nilai kemanusiaan seharusnya bisa duduk bersama membicarakan masalah ini,Karna Tugas TNI ialah menjaga kedamaian dan mengayomi masyarakat bukan seperti tindakan yang dilakukan TNI ini” C Gideon Purba (Ketua Cabang GMKI Sibolangit,Deli Serdang)

Dengan itu,harapan dan pemintaan kami Sebaiknya Pihak Petinggi TNI yang ada di jajaran Sumatera Utara segera Turun ikut didalam menyelesaikan permasalahan ,kalo bisa kami meminta agar Komnas HAM dan Kepolisian Sumatera Utara ikut mengkawal dan memeriksa tindakan Represif yang dilakukan TNI di Deli Serdang ini agar konflik ini cepat terselesaikan dan Petani juga bisa kembali berkerja. (tim)

Sumber : GMKI Sibolabgit

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed