oleh

Ketua DPRD Pimpin RDP Terkait Kelangkaan BBM di Buol

Topikterkini.com.Buol – Ketua DPRD Kabupaten Buol Provinsi Sulawesi Tengah, Srikandi Batalipu, S. Sos. M.AP memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP), Selasa 5 April 2022.

Rapat Dengar Pendapat ini digelar setelah menyikapi keluhan masyarakat akibat terjadinya kelangkaan BBM yang mengakibatkan harga eceran melambung tinggi hingga mencapai Rp.20.000 per botol.

Dalam pengantar RDP Srikandi memahami kelangkaan BBM ini lebih disebabkan karena bencana banjir bandang yang terjadi di kabupaten Tolitoli beberapa pekan lalu dan mengakibatkan ambruknya beberapa jembatan sehingga akses Tolitoli-Buol terputus.

Namun disisi lain Harga Eceran yang naik hingga dua kali lipat berdampak kepada naiknya harga kebutuhan kebutuhan Pokok di masyarakat juga harus di sikapi serta diseriusi oleh pemerintah dan semua pihak.

Di dampingi Wakil ketua DPRD Ahmad Takuloe, S.H, dan anggota DPRD Komisi II, Kapolres Buol AKBP. Dieno Hendro Widodo,S.I.K, RDP juga menghadirkan perwakilan Dua SPBU yang ada di kabupaten Buol, yakni SPBU Kali dan SPBU Kampung Bugis.

Pada kesempatan itu Ketua DPRD meminta kepada Aparat Penegak Hukum dalam hal ini Kapolres Buol AKBP. Dieno Hendro Widodo,S.I.K, agar dapat memantau dan mengawasi ketat pendistribusian BBM yang telah di upayakan masuk lewat jalur Gorontalo agar tetap kontinyu meski belum memenuhi kapasitas kebutuhan masyarakat Kabupaten Buol secara keseluruhan.

“BBM jenis Premium, Pertamax, Pertalite, hingga solar saat ini banyak di permainkan para calo dengan harga di melambung yang mengakibatkan pengecer menjualnya hingga dua kali lipat dari harga eceran umum.

Sementara perwakilan dari 2 SPBU di kabupaten Buol mengatakan, bahwa pihaknya sangat dilema dengan Kondisi ini, di mana Nelayan terpaksa harus antrian dengan sejumlah galon dan menghadapi masyarakat yang tetap memaksa untuk dapat di layani meski pendistribusian harus di batasi, ujar Cipto pimpinan SPBU Kampung Bugis.

Guna mengantisipasi kondisi krisis BBM lebih buruk lagi, dikesempatan itu, Kapolres Buol AKBP. Dieno Hendro Widodo, S.I.K, pihaknya juga turut mengambil peran dengan mengupayakan menyalurkan BBM yang di beli untuk kebutuhan operasional Polisi sebahagian berikan kepada Nelayan dan masyarakat yang sangat membutuhkan.

Seluruh perwakilan Fraksi DPRD kabupaten Buol angkat bicara menseriusi penanganan polemik kelangkaan BBM, pendistribusian BBM, hingga permainan para calo dengan memperjualbelikan BBM di atas harga.

Srikandi Batalipu bersama anggota dewan saat mengakhiri rapat dengar pendapat terkait kelangkaan BBM di kabupaten Buol, meminta kepada pemerintah daerah kabupaten Buol, untuk duduk bersama menyelesaikan polemik kelangkaan BBM ini.

“Kami butuh ketegasan dan langkah langkah konkrit dari pemerintah daerah dan pihak terkait untuk penanganannya, sekaligus menindak tegas pihak pihak yang memanfaatkan kondisi ini semata untuk keuntungan pribadi,” pungkas Srikandi.

(Husni Sese)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed