HP21N dan Konutara Desak Kemenhub RI Copot Kepala Syahbandar Molawe

TOPIKterkini.com – JAKARTA | Himpunan Pemuda 21 Nusantara (HP21N) dan Konsorsium Nasional Pemantau Tambang dan Agraria (KONUTARA) Mendesak Kementrian Perhubungan (KEMENHUB) Republik Indonesia (RI) agar segara mencopot (CA) dari jabatannya sebagai Kepala KUPP Kelas I Molawe, Kabupaten Konawe Utara (Kinut).

Hal itu diungkapkan oleh Kordinator Presidium KONUTARA Ujang Hermawan, melalui pesan relisnya belum lama ini.

“Kami duga kuat bahwa telah terjadi pungutan liar (pungli) atau biaya koordinasi yang di lakukan oleh KUPP Kelas I Molawe melalui oknum angotanya yang berinisial (BL) terhadap para penambang Nikel yang berada di Kabupaten Konawe Utara saat pengurusan atau penerbitan Surat Izin Berlayar (SIB),” ujarnya

Dan juga diketahui bersama sebelumnya tiga Eks Kepala KUPP Kelas I Molawe belum juga tersentuh hukum akibat kasus tindak pidana korupsi (TIPIKOR) PT. Antam UBPN Konawe Utara.

Dijelaskannya, bahwa KUPP Kelas 1 Molawe pemegang Otoritas dan pengawasan pelabuhan dan pelayaran dugaan keterlibatannya jelas Syahbandar merupakan kunci utama atas keluarnya Ore Nikel ilegal dari dalam WIUP PT Antam tbk UBPN Konawe Utara di Blok Mandiodo.

Lebih lanjut Arnol Ibnu Rasyid Ketua Umum HP21N menegaskan, apa yang di lakukan oknum KUPP Kelas I Molawe hari ini itu sangat tidak di benarkan sehingga kami mendesak Kemenhub RI agar segera mencopot Kepala Syahbandar Molawe.

Arnol Ibnu Rasyid menegaskan dalam waktu dekat kami bakal mempresure serta menggelar aksi besar-besaran di Kantor Kemenhub RI karena kami anggap persoalan ini sangat penting dan krusial dengan adanya dugaan pungli yang dilakukan oleh oknum KUPP Kelas 1 Molawe karena menganggu iklim investasi di Konawe Utara. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *