Adalah keinginan kuat dari Ahmad Ali bersama Abdul Karim Aljufri saat amanah menjalankan kepemimpinan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Periode 2024-2029 mendatang, mampu memberikan solusi terbaik terhadap pemberdayaan dan peningkatan perekonomian masyarakat.
Sentuhan pembangunan diberbagai bidang harus secara riil ditata keberlanjutannya, sehingga berdampak positif terhadap kepercayaan masyarakat dalam menata ruang ekonominya.
Kekayaan sumber daya alam Sulawesi Tengah yang berlimpah ruah, harus bisa dimaksimalkan dan bermanfaat mensejahterakan masyarakat Sulawesi Tengah.
Dan khususnya di dunia pendidikan, bersama Abdul Karim Aljufri, Ahmad Ali telah menyiapkan rencana strategis terkait penguatan program pendidikan di Sulawesi Tengah.
Untuk itu, sangat patut diapresiasi penuh bahwa Calon Gubernur nomor urut 1 Ahmad Ali punya komitmen kuat untuk memastikan semua anak di Sulawesi Tengah dapat mengenyam pendidikan layak. Karena beliau sudah menyiapkan berbagai program agar tidak ada lagi anak-anak usia belajar putus sekolah.
Dalam visi misinya, Ahmad Ali memasukkan masalah pendidikan sebagai salah satu program utama yang akan diselesaikan. Dia memastikan tidak ada lagi orang tua yang terbebani biaya perlengakapan sekolah, seperti buku dan seragam.
Olehnya, pasangan calon gubernur nomor urut 1 Ahmad HM Ali-Abdul Karim Al Jufri menjanjikan seragam dan buku sekolah gratis jika diberi amanah oleh masyarakat Sulawesi Tengah lewat pemilihan kepala daerah (Pilkada) 27 November mendatang.
Bukan cuma itu, Ahmad Ali ingin mendekatkan fasilitas dan akses sekolah bagi anak-anak di daerah.
“Bukan memindahkan sekolahnya, tapi kami ingin menyiapkan fasilitas angkutan sekolah. Kita siapkan bus khusus sekolah agar orang tua tidak lagi khawatir anaknya berangkat dan pulang sekolah,” kata dia saat kampanye di Desa Malanggo, Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Minggu 27 November 2024 sore.
Ahmad Ali sendiri yakin bisa meraup suara mayoritas di wilayah Kabupaten Parimo.
“Saya percaya, Insyaallah Parimo selalu jadi basis. Saya percaya masyarakat Parigi selalu menempatkan Ahmad Ali di hati mereka,” ujarnya.
Ahmad Ali mengaku rela berkeliling ribuan kilometer demi mendatangi pelosok-pelosok di Sulawesi Tengah demi melihat langsung kondisi dan kebutuhan masyarakat.
Dia ingin, ketika diberi mandat menjadi gubernur, semua persoalan masyarakat dapat diselesaikan.
“Atas nama cinta terhadap masyarakat Sulawesi Tengah, saya rela bercapai-capai. Tapi saya yakin, semua capek itu akan terbayar pada 27 November 2024. Saya ingin melihat masyarakat Sulawesi Tengah hidupnya lebih baik. Hari ini saya kembali ke Sulawesi Tengah meninggalkan karier politik nasional demi masyarakat. Saya tidak ingin lagi masyarakat Sulteng mengeluh karena merasa ditipu oleh politisi,” ujarnya.
“Izinkan saya untuk menjadi pelayan masyarakat Sulawesi Tengah, izinkan saya untuk melakukan yang terbaik bagi Sulawesi Tengah,” tutur Ahmad Ali.
Dia pun mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Tengah untuk berjuang bersama-sama demi meraih harapan baru, Sulawesi Tengah yang lebih baik.
Terpisah, kampanye yang digelar Partai Koalisi BERAMAL di Desa Kasimbar Barat, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong pada Minggu (27/10/2024) itu mengangkat komitmen pasangan BERAMAL untuk mensejahterakan masyarakat Sulteng.
Andi Mulhanan Tombolotutu, juru kampanye BERAMAL untuk wilayah provinsi, menegaskan bahwa Ahmad Ali berkomitmen membawa perubahan signifikan.
Dalam orasinya, Mulhanan menyebutkan capaian Ahmad Ali yang telah membantu banyak warga Sulteng menunaikan umrah serta mendanai pendidikan anak-anak dari latar belakang kurang mampu, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
“Ahmad Ali tidak hanya memberikan dukungan pendidikan, namun juga membantu warga yang ingin menunaikan ibadah umrah. Ini komitmen nyata yang sudah ia buktikan,” ujar Mulhanan.
Selain itu, Mulhanan menyoroti potensi sumber daya alam Sulteng yang berlimpah, namun sayangnya belum optimal dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
Menurut Mulhanan, Ahmad Ali dan Abdul Karim akan memprioritaskan empat aspek penting untuk mendorong kesejahteraan warga: modal, teknologi, keterampilan, dan pasar.
“Pasangan BERAMAL akan fokus pada pemberdayaan ekonomi. Ahmad Ali memiliki koneksi yang kuat dengan pemerintah pusat, yang akan memudahkan akses dana untuk pembangunan Sulteng,” tegasnya.
Dalam programnya, Ahmad Ali berjanji memperhatikan sektor pendidikan. Ia akan menyediakan seragam dan perlengkapan sekolah gratis bagi siswa di Sulteng serta jaminan kesehatan BPJS tanpa premi.
Selain itu, Ahmad Ali berencana memberdayakan usaha kecil dan menengah (UMKM) dengan target menciptakan 10.000 lapangan kerja baru.
“Langkah ini untuk memastikan seluruh masyarakat, khususnya petani, nelayan, dan pekerja informal, dapat memperoleh kesejahteraan yang layak,” tambah Mulhanan.
Dukungan masyarakat terhadap pasangan BERAMAL juga tampak kuat. Salah satu warga Desa Kasimbar Barat, Rustam, menyatakan dirinya mendukung Ahmad Ali sejak pemilihan legislatif lalu.
“Saya selalu mendukung Pak Ahmad Ali. Kini, kami yakin ia akan membawa perubahan bagi Sulteng,” ucapnya.
Meski dukungan besar, sebagian warga tetap berharap Ahmad Ali dan Abdul Karim menepati janji politik mereka jika terpilih. Warga setempat, Edy, mengingatkan,
“Kami mendukung penuh Ahmad Ali, tapi kami harap dia tidak melupakan janji-janji politiknya jika terpilih nanti.”
Politisi Partai NasDem Parigi Moutong, Mahmudin, menegaskan bahwa pasangan BERAMAL akan memegang komitmen kepada masyarakat.
“Ahmad Ali sudah membuktikan komitmennya bahkan sebelum mencalonkan diri. Kami pastikan tim koalisi akan menjadi pengawal janji-janji tersebut,” tandasnya.
Capaian Ahmad Ali selama ini dan komitmennya untuk masa depan Sulteng menjadi fokus utama dalam kampanye kali ini.
Sebagai harapan baru bagi Sulawesi Tengah, pasangan Ahmad Ali-Abdul Karim di bawah bendera Koalisi BERAMAL bertekad memperjuangkan kesejahteraan melalui program yang nyata dan terukur.
Oleh : Maulana Maududi (Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Central Analisa Strategis – DPP CAS / Angkatan 18 Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta)
BERSAMBUNG











