Site icon Topik Terkini

Diduga Beda Pilihan Caleg, Bantuan PKH Ditahan Oleh Oknum Plt. Lurah di Jeneponto

Laporan Jurnalis Jeneponto : Rahmat

TOPIKterkini.com, JENEPONTO – Sejumlah warga miskin di Kelurahan Bontorannu kecamatan bangkala kabupaten jeneponto dan sekitarnya, Warga yang menerima Program Keluarga Harapan (PKH) kecewa karena ditahan oleh kepala kelurahan bontorannu karna beda pilihan

Seorang penerima PKH, daeng Rangka warga Rw Panaikan kelurahan bontorannu mengatakan dirinya merasa kesal terhadap Plt lurah bontorannu Muslimin tersebut Mengatakan kalu warga tidak pilih calonku maka saya tidak kasi PKH saya cabutki, ungkap pak lurah dihadapan masayarakat kelurahan bontorannu

“Niat pemerintah untuk membantu kami, tetapi kenyataannya berbeda, Kemana saya harus mengadu? warga juga sempat buat aksi dikantor bupati jeneponto dan diterima langsung oleh bupati iksan iskandar hingga saat ini belum ada respon dan tindakan bupati terhadap plt kelurahan bontorannu

Kami juga selaku warga mengharapkan ke Bupati jeneponto kalau ada oknum pejabat atau oknum kelurahan dan desa yang mengabaikan masyarakat tolong ditindaki atau diberi sanksi, BACA LAMAN BERIKUTNYA 

Kami rakyat kecil yang tidak berdaya, jangan kami dijadikan tumbal kepentingan pemerintahan yang tidak jelas, unkap warga Rw Panaikan kelurahan bontorannu

Salah satu warga Rw Panaikan mengatakan kepada Media, ada 376 warga dari 7 lingkungan di kelurahan bontorannu tidak mendapatkan PKH karna warga harus ikut dengan calon yang sudah ditentukan plt kelurahan bontorannu Muslimin

“kami warga kecewa sama pak lurah plt Muslimin yang bilang kalu kalian tidak pilih calonku tidak ada saya kasi PKH Rupanya beberapa penerima lain juga sama dengan saya. Kami heran dengan prilaku plt Muslimin lurah bontorannu ?” ujar daeng Rangka

“Sejauh ini kami masih terus bertanya-tanya. Belum ada penjelasan juga dari pemerinta kabupaten jeneponto kususnya pak bupati ,” ucapnya seraya menambahkan, dia betul-betul terbantu dengan adanya program ini.

“Saya cuma masyarakat miskin, suami tukang becak di makassar, Tahulah bagaimana penghasilan tukang becak sekarang,

“Makin banyak didengar makin bingung kami ini.? Pemerintah juga belum ada jawabannya belum bisa kasih penjelasan yang benar-benar terang. Kalau kayak begini untuk apa ada pemerintah dikelurahan ? Lebih baik tidak ada pemerintah, Kalau ada kebutuhan warga tidak dilayani. unkap salah satu warga

Exit mobile version