TOPIKTERKINI.COM, KALBAR – Bupati Sekadau, Rupinus batal menghadiri deklarasi Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan di Desa Persiapan Tigur Jaya, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Rabu (11/12). Pembatalan tersebut bukan tanpa alasan.
Bahkan, Rupinus telah berangkat menuju lokasi. Hanya saja, terhadang banjir. Jalan poros yang menghubungkan Desa Timpuk dan Desa Persiapan Tigur Jaya terendam banjir. Ketinggian air mencapai kurang lebih 100-120 sentimeter.
Melihat tingginya genangan air tersebut ditambah lagi kondisi air banjir yang semakin naik, membuat Bupati Rupinus memilih batal hadir dan menugaskan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau ST. Emanuel beserta stafnya untuk hadir mewakili Bupati melakukan deklarasi ODF bersama masyarakat Tigur Jaya.
“Saya minta maaf kepada masyarakat di Tigur Jaya, saya tahu masyarakat sudah banyak melakukan persiapan demi suksesnya acara deklarasi ODF ini. Saya juga tahu masyarakat sudah banyak masak untuk menjamu tamu,” kata Rupinus.
Rupinus mengaku, dirinya bersama rombongan sudah punya niat untuk hadir bersama masyarakat di Tigur Jaya. Hanya saja, ia tak bisa berbuat banyak terhadap kondisi alam tersebut.
Tigur Jaya karena tidak dapat hadir dalam acara deklarasi ODF dikarenakan kondisi alam seperti banjir yang menyulitkan menuju lokasi,” ujarnya.
Rupinus mengucapkan terima kasih karena masyarakat di tigur jaya dengan kerja keras telah mempersiapkan acara deklarasi ODF. Karena tidak bisa hadir, Rupinus pun menandatangani piagam penghargaan yang akan serahkan kepada penerima di ujung jalan yang terkena banjir.
Setelah menandatangi piagam penghargaan, Rupinus mempersilahkan Kadis beserta staf untuk melanjutkan perjalanan menuju Tigur Jaya menggunakan kendaraan roda 4 jenis jondere yang telah dipersiapan perusahaan. Driver jondere sebelumnya sempat ragu melihat ketinggian air yang lumayan dalam itu, namun tantangan itu bisa dilewati meski dengan penuh resiko.
Melihat kondisi poros Jalan Timpuk-Tigur Jaya yang terendam banjir itu mendapat respon langsung dari Rupinus. Rupinus meminta untuk didokumentasi jalan poros Timpuk-Tigur Jaya yang terendam banjir itu.
“Nanti kita minta dinas terkait untuk menginventarisir lokasi banjir ini. Berapa ketinggiannya lalu berapa panjangnya. Kita data dulu. Karena ini adalah jalur transportasi yang dilalui sehari-hari oleh masyarakat,” pungkasnya.

