TOPIKterkini.com – Bulukumba | Pemuda Tani “SIPAKATAU” yang memutuskan sepenuh hati memilih sebagai jalur petani. Profesi sebagai petani adalah kebanggaan pemuda yang berdomisili di Desa Lonrong, Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel).
“Ini adalah panggilan hati. Dulu orang bertani karena keturunan. Sekarang kami sendiri memilih jadi petani,” ujar salah satu Pemuda Tani Desa Lonrong. Jumat (19/7/20).
Dikatakan, ketika musim menjatuhkan hujan tetes demi tetesan, kami yang lahir dari rahim PETANI takkan pernah menitikkan air mata dalam mengarungi profesi sebagai petani sawah dan kebun.
“Wajah angkuh kami tidak pada sesama, wajah angkuh bukan untuk menjadi penguasa tapi wajah angkuh kami sebagai tanda, bahwa kami adalah orang-orang yang setia pada keluarga dan orang tua,” ungkapnya.
Pemuda tani SIPAKATAU menerangkan, bahwa dirinya merasa prihatin dengan keadaan pertaniaan saat ini, dimana generasi muda pertanian sebagai aset insani perlu mendapat prioritas dalam penyusunan perencanaan program pembangunan pertanian sehingga menjadi generasi penerus, penggerak dan pelopor yang inovatif, kreatif, profesional, mandiri dan mampu bersaing serta berwawasan global.
“Dalam mewujudkan upaya pengembangan generasi muda pertanian tersebut, diperlukan instrumen yang terstruktur, sistematis, dan berkelanjutan. Ini tentunya, beranjak dari argumen itu, seharusnya pemuda sadar akan tanggung jawab yang diembannya,” terangnya.
Disisi lain, pasti ada segelintir pemuda yang sadar dengan tanggung jawab tersebut. Namun, mereka belum dapat mengaktualisasikan apa yang menjadi solusi dalam keresahannya.
“Pemuda yang sadar akan perkembangan peradaban zaman/negara (Indonesia) pasti berani keluar dan mengambil resiko dari jalur nyamannya Zona Nyaman,” tutupnya.
(Darman)

