Site icon Topik Terkini

LULUS PASSING GRADE FORMAS ASN, GURU HONORER GELAR DISKUSI

 

Topikterkini.com.Lombok Timur, NTB- Diskusi penyelesaian guru honorer lulus passing grade, untuk mengisi formasi ASN PPPK JF guru tanpa tes, tahun 2022 kabupaten Lombok Timur.meminta perhatian kepada pemerintah dan legislatif untuk memperhatikan karir dan nasip para guru yang telah lulus PPPK sebagai bentuk negara telah hadir.

Hadir dalam kesmpatan tersebut kabid PK DIKBUD(Mustiaji Amirudin,S.P) kepala BKPSDM(Ijuddin, M.Pd), staf khusus bupati bidang pendidikan(Dr.Fauzan, M.Pd), wakil ketua DPRD Lombok Timur(H. Daeng Paelori)ketua GTKHNK 35+ Kab. Lombok Timur(Sopiyandi)

Dalam sambutanya wakil ketua DPRD Kab. Lombok Timur H. Daeng paelori menyampaikan akan merespon dan mengupayakan maksimal apa yang menjadi aspirasi atau tuntutan para guru.yang disambut riuh tepuk tangan oleh guru-guru peserta passing grade yang hadir.

“Sedangkan staf khusus bupati(Dr.Fauzan, M.Pd),menyampaikan pesan dan pernyataan bupati lombok timur”, (Sukiman Azmi) yang memberikan atensi dan perhatian khusus kepada profesi tenaga pengajar (guru Red) dan tenaga kesehatan untuk di perhatikan karir dan kesejahteraannya sehingga tidak ikut tergusur oleh rencana pemberhentian pegawai honorer di lingkup pemkab lotim.yang kemudian ditutupnya dengan membaca sebuah “puisi”dari Rendra, yang di simak dengan khidmat oleh peserta diskusi yang hadir karena sangat menyentuh hati

Adapun hasil diskusi yang disampaikan oleh Kabid PK Dikbud adalah, guru yang telah lulus passing grade untuk formasi ASN tanpa tes. “semoga ada regulasi dan jugnise, yang bisa mendukung kita untuk memperjuangkan hak-hak saudara nanti di bidang pendidikan.

Adapun permasalahan yang di diskusikan, dari salah satu perwakilan peserta,(Lalu Bawazid Ahmad). “kaitanya dengan rekrutment formasi di masing-masing sekolah maupun di lombok timur, terus terang kalau kita denger berita- berita banyak sekali guru pensiun, tapi kok formasinya sedikit, Ironis sekali. Kemudian ini di sekolah saya sendiri, kok bisa di sekolah lain bisa buka formasi, di sekolah saya tidak ada formasi satu pun pak. Padahal disitu guru PPKN cuma satu, kemudian guru agama sudah mau pensiun semua, ada guru prakarya tidak ada PNS apalagi seni budaya, olahraga juga minim, tapi satupun tidak ada formasi kira-kira bagaimana mekanisme menentukkan formasi, jadi kami masih bingung, sedangkan di sekolah lain ada formasinya.

Berkaitan dengan permasalahan tersebut, kepala dinas menegaskan bahwa, permasalahan tersebut dapat terjadi karna permasalahan validasi.

 

Liputan:RiL

Exit mobile version