Site icon Topik Terkini

JEMBATAN AMBRUK, LALU IVAN SIAPKAN JEMBATAN DARURAT DAN MINTA PEMDA SEGERA BERTINDAK

TOPIKTERKINI.COM LOMBOK BARAT : Jembatan Penghubung antar desa Sekotong Tengah menuju Desa Kedaro lewat jalur Selatan tepatnya di ruas jalan Telaga Lebur-Loang Batu ambruk.

Jembatan tersebut runtuh akibat tergerus air serta kondisi jembatan yang sudah tua.

“Jembatan tersebut dibangun secara swadaya oleh masyarakat dengan bantuan besi dan semen dari PU Lobar sekitar tahun 2002,”terang Lalu Sarappudin,Kades Sekotong Tengah ketika dikonfirmasi Awak media.Senin (14/2/2022).

 

Jembatan dengan panjang sekitar 4×3 meter tersebut,merupakan sarana penghubung yang fital bagi warga.Dimana warga 4 dusun di daerah ini menjadi terisolir sehingga tidak bisa bisa menjalankan aktifitas ekonomi.Selain itu,akibat rusaknya jembatan tersebut,para guru yang mengajar di salah satu SD terpencil di dusun Loang Batu,terpaksa berjalan kaki menuju Puncak bukit tempat mereka mengajar.

“Keberadaan jembatan yang ambruk tersebut sangat penting.

Mengingat jalan tersebut mendukung kelancaran perekonomian masyarakat sekitar yang menjual hasil pertaniannya ke pasar sekotong.

 

Selain itu,para guru yang mengajar juga lewat jembatan tersebut,”ucap Lalu Ivan Indaryadi,anggota DPRD Lobar asal Kecamatan Sekotong ketika turun meninjau lokasi jembatan yang ambruk tersebut.Senin (14/2/2021).

Dengan demikian,kata L.Ivan,pemda lobar harus secepatnya mencarikan solusi,agar bagaimana jembatan penghubung antar desa ini segera di perbaiki.”jangan hanya datang untuk mengukur saja,”ucapnya singkat.

Untuk langkah darurat,politisi muda Partai Golkar yang dikenal sering turun menindaklanjuti laporan warga ini,segera mengambil langkah penanganan dengan mengajak warga bergotong royong melakukan perbaikan.”Insya allah besok pagi,selasa (15/2) kami mengajak warga bergotong royong untuk membuat jembatan darurat.Saya sudah siapkan 5 Batang pohon kelapa dan papan untuk dibuat sebagai jembatan darurat.

Karena jika menunggu anggaran perbaikan dari pemda,mungkin butuh proses yang lama,”ungkapnya.

Sementara itu  Kepala Dusun Lebah Suren,Nurdin,

sejak rusaknya jembatan utama di dusunnya tersebut,para warganya terpaksa menitip kendaraan dirumah salah seorang warga yang tinggal di ujung jembatan tersebut.

“Ya,terpaksa kendaraannya dititip,karena nggak bisa lewat,”tutur Nurdin.

 

Tim Liputan:Topikterkini.com

Exit mobile version