Site icon Topik Terkini

PAD Bapenda Lotim Masih 50%, Apakah Gara – Gara Retribusi Bocor, Bagaimana Dengan Mantan Bapenda Lotim!

Topikterkini.com.Lombok Timur— Penarikan Retribusi di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lombok Timur masih gelap diduga banyak yang bocor.

Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) dari Bapenda hasil penarikan Retribusi tahun 2022 masih 50%.

Langkah baru belum di munculkan oleh Bapenda Lotim untuk mendapatkan targetnya.

Lalu bagaimana dengan Retribusi yang diduga bocor apakah itu penyebab nya, sehingga PAD masih belum sampai target!.

Sampai di geser mantan Bapenda Lotim ke inspektorat dengan jabatan Inspektur, bagaimanakah proses selanjutnya nya, apakah bisa dilakukan audit oleh inspektur sendiri!.

Bagaimana Informasi terkait dengan adanya dugaan Kebocoran Penarikan Retribusi?, ” Masalah Kebocoran ini kami belum bisa memberikan penjelasan, Ada sembilan belas (19 ) tempat penghasil penarikan retribusi atau pajak, apakah yang di pungut itu sesuai dengan masuknya ke Kas Daerah ( Kasda ), nantinya kami akan cek di masing – masing OPD, karena pengontrolan kami di sini sangat ketat,” Ujar,Azlan, pada saat dirinya menjabat sebagai Bapenda Lotim,Kamis,29/07/2022.

“Kalau bocor ya ,ada da saja karena pihak sopir dam juga sebagian melakukan pembayaran dengan tunai,”Kata, Azlan.

Apakah hasil Penarikan retribusi galian C semua masuk kas Daerah?,” Semua hasil hasil penarikan retribusi tersebut semua masuk kas daerah, tidak ada yang menyimpang hasil penarikan di bawah sampai dengan di setorkan ke Daerah,” Jelas, Azlan.

Berapa Penarikan per tambang ?, ” Penarikan tersebut semua di ratakan ,ntah itu galian C, Tanah, Batu dll,” Cetusnya.

Tambang yang mempunyai Izin ataupun Tidak Mempunyai Izin apakah semua di berikan Barang Kuasi?,” Semua di berikan barang Kuasi tersebut, dan nominal nya semua sama,” Tutupnya.

Salah satu pemilik galian C di Lotim yang tidak mau di sebut namanya mengatakan, ya memang saya tidak mempunyai izin, namun tidak ada yang datang ke tambang untuk meminta retribusi tersebut, Ujaranya, saat di konfirmasi.

” Sampai saat ini tidak ada yang datang meminta retribusi,” Jelasnya.

” Ya mungkin dari dan truk tersebut bisa jadi di lakukan penarikan,”Tutupnya.

Sampai di terbitkan berita ini Kepal Inspektorat Lotim belum bisa di konfirmasi.

 

Liputan; Tim

Exit mobile version