Topikterkini.com.Palu – Karmila Warouw Pusadan adalah Nama yang tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia di era 90an Khusus masyarakat Sulawesi Tengah.
Cucu dari H. Rajawali Muhammad Pusadan Tokoh Politikus Kharismatik Sulawesi Tengah di jamannya, telah menoreh sejarah fenomenal sebagai pimpinan daerah Sulawesi Tengah ketika dengan gagah menyambut kedatangan Bapak Presiden pertama Republik Indonesia yaitu Ir Soekarno atau sering disapa Bung Karno.
Semua orang tau saat itu ketika penyambutan Kepala Negara oleh Pimpinan Daerah kala itu Bapak H. Rajawali Muhammad Pusadan, ditandai juga dengan diberi namanya Bandara Sulawesi Tengah oleh Bung Karno menjadi Bandara Mutiara Palu Sulteng, satu satunya Bandara di timur Indonesia yang diberi nama oleh Bung Karno.
Kini cucu dari Bupati Pertama Kabupaten Buol Tolitoli, H. Rajawali Muhammad Pusadan, Karmila Warouw Pusadan dengan segudang pengalaman dan prestasi di bidang seni tarik suara, bukan saja prestasi ditingkat nasional namun prestasi yang ditorehkannya di tingkat internasional dengan menyabet Runner Up Ajang Festival Penyanyi Yunior Asia Bagus bersama Kris dayanti (juara 1) di Singapura tahun 1992.
Selain darah seni yang kuat mengalir dalam darah sang cucu tokoh legenda Sulteng khususnya kabupaten Buol Tolitoli saat itu, Karmila Warouw yang akran di sapa Mila juga aktif berkecimpung di dunia Hukum dan HAM.Dia selalu berdiri didepan dan tak gentar demi kepentingan Rakyat karena hak hak mereka hendak dirampas oleh para oligarki.
Belum lama berselang para petani di Bogor Jawa Barat meminta Cucu H. Rajawali Muhammad Pusadan untuk berdiri terdepan dibarisan mereka, guna berjuang membela hak hak mereka dan tentu dengan sigap dan naluri pembela kaum yang terzolimi serta sifat memperbaiki hal hal yang salah, Karmila Warouw Pusadan maju tak gentar berdiri membela mereka para petani dari para mafia tanah yang sudah jelas adalah musuh Negara.
Kini putri yang lahir 5 Juli 1974 di Palu, Sulawesi Tengah yang merupakan anak bungsu dari pasangan M. Pusadan (alm) yang asal Palu- Buol dan Deice Warouw (alm) yang berasal dari Manado, Sulawesi Utara sedang menjajal dunia politik dan menentukan pilihannya berlabuh di Partai Gerindra besutan bapak Letjend (Purn) H.Prabowo Subianto sekaitan niat dan keinginan kuatnya mengemban aspirasi masyarakat Sulawesi Tengah di DPR RI.
Memang tidaklah mudah berjuang untuk masuk dan berkiprah di parlemen Republik Indonesia/DPR RI, namun dengan keyakinan yang kuat niat yang ikhlas cucu tokoh Sulteng ini meras yakin dan percaya diri dengan segala potensi dan prestasinya.
Diapun memilih berlabuh di Partai Gerindra terdorong oleh sosok idolnya yaitu Bapak Letnan Jenderal (Purn) H. Prabowo Subianto yang dianggapnya soko guru politik yang sangat handal dan bijak di setiap langkah beliau, lebih mengedepankan kepentingan Rakyat, kecintaannya terhadap NKRI yang tak perlu disangsikan lagi dan selalu mengedepankan koridor konstitusi dalam setiap perjuangan politiknya.
“Perjuangan politik haruslah dalam koridor konstitusi. Harus dilakukan tanpa kekerasan.” Kutipan filosofi Politik Prabowo Subianto.
Mila sapaan akrab Karmila Warouw Pusadan dengan semboyannya ” Semua perjuangan membela yang lemah, punya arah mulia, nyalakan logika, negeri kita ini lahir merdeka dari para pemberani,”
“Apapun hasilnya nanti, terpulang kepada masyarakat Sulawesi Tengah untuk mendukung keinginan dan niat saya, tentu kita sepakat perjalanan mencapai keinginan kita manusia harus seirama doa dan ikhtiar serta senantiasa berharap pada campur tangan Allah swt, Tuhan Yang Maha Esa,” cetusnya dengan nada optimis.
“Politik akan penuh makna dan memiliki kekuatan apabila mengakar dengan seni, budaya dan tradisi yang kokoh.” Tandasnya mengutip pernyataan A. Muhaimin Iskandar.
Penulis : Karman MPW.
Editor: Husni Sese

