Topikerkini.com.Palu – Menuju tahun politik tentunya banyak kritikan dari berbagai kalangan terhadap pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), mulai dari prosedural dan hasill kualitasnya, karena hal itu banyak permasalahan yang terjadi.
Atas permasalahan yang terjadi, dibutuhkan peran kaum melenial, agar mengembalikan Pemilu yang berkualitas dan memastikan berjalannya Pemilu Pilkada sesuai asas dan aturan yang berlaku.
Juga dapat menentukan pemimpin-pemimpin yang memiliki integritas, kemampuan dan mengerti masalah daerah, sehingga dapat menjawab permasalahan yang di hadapi oleh rakyat.
Hal ini disampaikan Koordinator Melenial Anwar Hafid Mardiman Sane (AMAN’S), Taslim Pakaya saat melakukan orasi politiknya. Minggu,(4/6/23).
“Pembentukan Melenial AMAN’S sebagai jalan perjuangan pemuda untuk memastikan bahwa orang yang terpilih nantinya sesuai dengan kebutuhan Sulawesi Tengah, dan mampu membawa Sulawesi Tengah menjadi lebih baik,” ungkap Taslim
Menurut Taslim bahwa, Anwar Hafid dan Mardiman Sane adalah jawaban dari permasalahan yang ada, maka sudah seharusnya melenial mengantarkan kedua tokoh tersebut menjadi pemimpin daerah dan anggota perwakilan rakyat Republik Indonesia.
Koordinator Milenial AMAN’S mengajak seluruh kaum melenial untuk berperan aktif menyambut Pemilu 2024 mendatang.
” Mari pastikan pemimpin dan perwakilan yang terpilih, mengetahui permasalahan dan mampu memberikan solusi,” ujar Taslim
Ia juga menghimbau agar melenial tidak menjadi penonton atau alergi dengan perpolitikan, karena yang menentukan nasib daerah 5 tahun kedepan adalah pemimpin dan perwakilan yang dihasilkan oleh Pemilu Pilkada.
“Ketika milenial menjauh dari kondisi tersebut, sama artinya membiarkan kerusakan yang terjadi di bangsa ini yang berdampak pada penderitaan masyarakat,” pungkasnya.
(Sukri).

