Site icon Topik Terkini

Ketua DPRD Buol Tepis Isu Suap, Simak Penjelasannya

Topikterkini.com.|Buol – Merebaknya isu dugaan skandal suap yang di arahkan kepada pejabat Pemerintah dan anggota DPRD saat ini menjadi atensi diruang publik Kabupaten Buol semakin kencang.

Pasalnya dugaan suap atau gratifikasi oleh pejabat di Buol ini bukan nilai yang kecil, isu suap senilai Rp. 20 miliar dicurigai diterima oleh beberapa pejabat dan anggota DPRD dari dua perusahaan di Tanah Pogogul.

Menampik isu dugaan skandal suap atau gratifikasi yang beredar melalui media sosial dan media massa, Ketua DPRD Buol Srikandi Batalipu, S.Sos, M.AP., didampingi Wakil Ketua Ahmad T. Takuloe, S.H., dan sejumlah anggota DPRD memberikan klarifikasi dan menolak adanya isu tersebut, Rabu, (26/7/2023).

 

Ketua dan Anggota DPRD Buol Klarifikasi Isu Dugaan Suap Senilai Rp. 20 Miliar

Srikandi Batalipu, S.Sos, M.AP., selaku Ketua dan Juru Bicara mewakili DPRD Kabupaten Buol menegaskan isu dugaan tersebut tidak benar adanya alias ‘HOAX’.

Ketua DPRD Buol Srikandi Batalipu, S.Sos, M, AP dalam keterangan mengatakan maksud dan tujuan ialah mengklarifikasi isu Suap tersebut.

Menurutnya apa yang ditudingkan kepada pihaknya itu adalah tidak benar dan masyarakat jangan terprovokasi dengan isu tersebut.

Adapun 3 hal yang menjadi poin pada kesempatan itu diantaranya sebagai berikut :

1. apa yang telah diberitakan di media online dan elektronik tidak benar (Hoax) dan tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

2. Atas pemberitaan ini, kami mengharapkan kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi atas pemberitaan ini.

3. Atas pemberitaan ini sangat berpengaruh kepada kinerja DPRD, dimana saat ini anggota DPRD fokus pada pelaksanaan agenda pengawasan dalam penyelenggaran pemerintah di kabupaten Buol.

Atas dugaan tersebut, Ketua DPRD kepada awak media ini mengatakan akan melakukan tindak lanjut dan mengusut tuntas atas pemberitaan HOAX yang telah beredar.

“Kita akan melakukan tindak lanjut berikutnya dan akan didampingi pengacara pemda,” tutur Srikandi Batalipu kepada awak media (26/7).

Sebelumnya diberitakan, dugaan suap Rp.20 Miliar yang dituduhkan mengalir ke anggota DPRD Buol ini telah beredar sejak bulan April 2023 atau sebelum bulan suci Ramadhan 1444 Hijriah.

 

Liputan : Moh Riansyah

Exit mobile version