TOPIKterkini.com–Bantaeng: Bawaslu Bantaeng gelar forum dialog Media Gathering bertajuk Publikasi dan Dokumentasi pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih dan Penyusunan daftar Pemilih di Cafe D’Kost Jalan S. Bialo Kamis 7/9/2023.
Pada kesempatan itu Pimpinan Bawaslu Nur Wahni membeberkan sederet hasil pengawasan terhadap tahapan Pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih yang telah berakhir pada bulan Juni yang lalu, dan sekarang KPU tengah menyusun Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dan Daftar Pemilih Khusus (DPK)
“Hasil Pengawasan melekat yang dilakukan Bawaslu, pada tahap Pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih, dalam bentuk temuan maupun laporan yang diterima Bawaslu, telah ditindaklanjuti secara berjenjang dalam bentuk saran perbaikan maupun penanganan laporan hingga menghasilkan rekomendasi Bawaslu yang ditujukan kepada pihak yang berwenang” tutur Wahni.
Dia juga berharap peran aktif jurnalis mengawasi proses penyelenggaraan Pemilu agar Pemilu mendatang dapat berjalan dengan baik sesuai aturan.
“Kami (Bawaslu dan Jajaran, Red) tidak dapat menjangkau semua wilayah didaerah ini, namun dengan partisipasi aktif teman teman jurnalis kita pasti bisa memaksimalkan pengawasan terhadap proses penyelenggaraan pemilu dengan baik” tutur Wahni.
Giat yang berlangsung siang hingga sore tadi menghadirkan puluhan Mitra jurnalis Bawaslu Kabupaten Bantaeng, sebagai pembicara Koordinator Divisi Hukum Pencegahan Parmas dan Humas Bawaslu Bantaeng Nur Wahni didampingi Kasubag Pengawasan Pemilu dan Humas Akmal, pengarah diskusi dikendalikan Syahran Hamid.
Pada sesi diskusi junalis media Bidik Nasional Edi, bertanya soal kesiapan Bawaslu mengawasi yang berjumlah 596 TPS, menyebar di Kabupaten Bantaeng, dijawab dengan lugas Nur Wahni bahwa dengan keterbatasan personil yang hanya ada satu orang Pengawas ditingkat kelurahan/Desa tentunya diharapkan peran aktif tokoh masyarakat dan semua stakeholder utamanya teman teman Jurnalis untuk memberikan informasi setiap kejadian yang diketahui.
“tentunya dengan keterbatasan jumlah personil Bawaslu ditingkat Desa/Kelurahan kami sangat berharap peran aktif semua stakeholder yang ada utamanya teman teman jurnalis dalam membantu kami melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemilu agar dapat berjalan dengan baik sesuai aturan hingga menghasilkan pemilu yang berintegritas” jawab Wahni yang diaminkan peserta dialog.
Mengakhiri dialog Wahni menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan dengan harapan diskusi hari ini bisa dilanjutkan pada kesempatan lain, lebih jauh lagi saya berharap jika teman teman menemukan dugaan pelanggaran pemilu, dapat memnyampaikan informasi tersebut bahkan sedapat mungkin menjadi saksi pelapor atas dugaan pelanggaran tersebut, tandas Wahni.

