Topikterkini.com LOMBOK BARAT (NTB) : Terkait isu Pernyataan Salah satu oknum kepala sekolah yang melakukan perundungan atau bully terhadap salah Satu murid di SMPN 1 GERUNG.
Dengan beredarnya isu tersebut Ketua Edukasi NTB Angkat Bicara Sebagai seorang guru tidak sepantasnya melakukan hal yang seperti itu. Sangatlah tidak elok, apalagi masih banyak materi materi yang disampaikan agar anak bisa menyadari kenakalannya, Tampa harus menyebut profesi orang tuanya, yang menyebutkan sebagai seorang LSM, secara tidak langsung ini menyebutkan LSM seluruh Indonesia akan merasa tersinggung ungkap Yusri.
Yusri menambahkan untuk oknum kepala sekolah ini, kalau ada permasalahan dengan muridnya kan ada tahapan dari wali kelas dan guru BK.
Ini seolah-olah penilaian oknum HN tentang temen temen LSM sangatlah tidak elok dan bijak sekali terlebih dia sebagai kepala sekolah ungkapnya.
Sebagai bentuk Harapan kedepannya Yusri menambahkan untuk semua kepala sekolah yang ada di Lombok Barat agar tidak menyebutkan profesi orang tuanya, kalau mau memberikan nasehat yang baik-baik, walaupun bang sujir menyudahi permasalahan ini, tapi ketersinggungan temen temen LSM yang lain imbuhnya.
Di tempat yang sama Ketua LSM Asaq Datu Herman Kisaf menambahkan untuk memberikan efek jera dan ada proses hukum yang akan kami lakukan, untuk hari senin besok kami akan bersurat ke Bupati dan ke Polres untuk melakukan aksi damai, agar oknum kepala sekolah ini segera membuat surat pengunduran diri atau meminta bupati segera memecat ungkapnya.
Tanggapan dari Dinas terkait permasalahan oknum kepala sekolah ini membenarkan kalau oknum kepala sekolah ini bersalah, dan ini yang buat kami tersinggung terlepas dari perundungan atau bully anak itu tidak di bolehkah di dunia pendidikan hal inilah yang akan kami kejar dan tidak sampai disini, kami akan laporkan terkait dengan perbuatan yang tidak menyenangkan tutup Herman Kisaf.
Liputan : (foel/TT-01).

