TOPIKTERKINI.COM – JENEPONTO | Ruang publik Pabicara kantor Pattiro Jeka menjadi saksi hadirnya Baktiar Adnan Kusuma, seorang tokoh literasi nasional yang juga penerima penghargaan tertinggi dari Perpustakaan Nasional. Dalam kesempatan ini, Baktiar berbagi tips menulis kepada para pegiat literasi yang hadir, serta menyuarakan pentingnya membangun budaya literasi sejak dini. Rabu (24/7/2024)
Baktiar Adnan Kusuma, yang dikenal sebagai sosok sentral dalam gerakan literasi di Indonesia, menekankan bahwa budaya literasi, khususnya membaca dan mencintai buku, harus dimulai jauh sebelum seseorang memiliki anak. Menurutnya, calon pasangan suami istri harus sudah menjadikan membaca dan buku sebagai bagian dari gaya hidup mereka.
“Budaya literasi harus dimulai sejak pasangan suami istri masih belum menikah. Calon ibu dan bapak harus sudah mencintai membaca dan buku. Setelah menikah, mereka harus terus membudayakan membaca, dan saat memiliki anak, orang tua harus menjadi contoh bagi anak-anak mereka dalam hal literasi,” ujar Baktiar.
Dalam paparan yang antusias, Baktiar juga memberikan tips praktis bagi para pegiat literasi yang hadir. Ia menekankan pentingnya menemukan topik yang menarik, membangun kebiasaan menulis secara rutin, serta tidak takut untuk berbagi karya tulis dengan orang lain. “Jika nanti kita Ketemu Lagi, Buku Sudah Harus Jadi” pesan BAK
Selain itu, Baktiar juga tidak lupa untuk mengucapkan selamat Hari Anak Nasional kepada anak-anak Jeneponto, khususnya yang tergabung dalam Forum Anak Turatea (Formatur). Ia berjanji akan memandu anak-anak tersebut agar dapat menerbitkan buku karya mereka sendiri pada peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia nanti.
Sebagai informasi Baktiar Adnan Kusuma akan tampil sebagai pembicara pada pelatihan menulis yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten ramah, Kamis, 25/7/24, pagi ini.
Baktiar pun memuji konsep Pabicara sebagai ruang literasi yang terbuka, yang dapat menjadi tempat bagi berbagai kalangan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman. Menurutnya, inisiatif seperti ini sangat penting untuk terus mengembangkan ekosistem literasi yang kuat di Indonesia.
Diakhir acara Baktiar Adnan Kusuma membagikan buku sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan literasi di Jeneponto. Acara ini dihadiri oleh pegiat literasi Ermansyah hindi, Forum Anak Turatea, Pegiat Anak Usia Dini, Anggota Pokja 2 TP PKK Ariel dan pegiat Pattiro Jeka. Mereka berharap bahwa inspirasi dan wawasan yang dibagikan oleh Baktiar dapat mendorong gerakan literasi yang lebih masif dan berkelanjutan di wilayah Jeneponto dan sekitarnya.
Oleh : Oji Pattiro Jeka

