Topikterkini.com LOMBOK BARAT (NTB) : K3 Dalam pengerjaan proyek adalah Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang diterapkan dalam proyek konstruksi. K3 bertujuan untuk melindungi keselamatan dan kesehatan pekerja, mencegah kecelakaan kerja, dan menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat.
Pekerjaan proyek yang tak sesuai prosedur k3 di RSUD gerung aktivis angkat bicara.
Dalam pengerjaan proyek, tentunya K3 ini merukan hal krusial yg harus dipatuhi demi keselamatan para pekerja. Beberapa jenis Alat Pelindung Diri (APD) yang umum digunakan di proyek konstruksi
Pelindung kepala, Pelindung mata,
Pelindung kaki, Sarung tangan dan Baju kerja.
Dalam pengerjaan proyek pembangunan di RSUD TRIPAT Lombok Barat, Asrul Al Umari selaku Ketua Forum Mahasiswa Lombok Bandung mengomentari bahwa pembangunan di RSUD TRIPAT tidak sesuai dengan standar operasional sesuai dengan K3.
“Kami bersama tim melakukan investigasi lapangan dan menemukan bahwa para pekerja proyek tidak menggunakan alat keamanan yg sesuai dengan standar operasional K3”, ucpanya.
Lebih lanjut, Asrul menyoroti protap/plang yang tertempel pada lokasi proyek jelas mengetakan pentingnya keselamatan kerja bagi para pekerja proyek,tapi pada paktanya itu tak lebih dari sebuah simbol pengelabuan yang d lakukan oleh para kontraktor yang mengejarkan pekerjaan d RSUD gerung
Disisi lain, Haetami (Ketua AMPES Lombok) mengatakan, “ini merupakan bentuk eksploitasi bagi para pekerja proyek yang ada di sana. Padahal sudah semestinya pihak CV memfasilitasi alat perlindungan K3 bagi para pekerja”, tandasnya.
Haetami juga menegaskan bahwa “keteledoran dan keselamatan harus dipertanggungjawabkan, baik itu dari pihak CV, maupun RSUD TRIPAT. Seandainya terjadi kecelakaan kerja dalam proyek dan sampai memakan korban kan ini sangat fatal”, sesal Ketua AMPES tersebut….
Kalau memang kepala tripat tak mampu bekerja baiknya mengundurkan diri dr jabatan driktur,dan dalam waktu dekat kami akan menggelar aksi terhadap kinerja para petinggi yang ada di RSUD Gerung.

