TOPIKTERKINI.Com LOMBOK TIMUR — Hari ini, Penjabat (PJ) Bupati Lombok Timur, Juaeni Taofik, bersama Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Lombok Timur, Ada Suci Makbullah, memulai proses pendistribusian logistik Pemilu di 13 kecamatan di wilayah Lombok Timur.
Kegiatan yang dikenal dengan istilah deroping ini mendapat pengawalan ketat dari aparat keamanan, termasuk Polisi, TNI, Pemda, KPUD, dan Bawaslu Lombok Timur.
PJ Bupati Lombok Timur, Juaeni Taofik, menekankan pentingnya ketepatan waktu dalam proses ini.
“Penyelenggara harus memastikan semuanya berjalan tepat waktu,” ungkapnya.
Ia juga menyebutkan bahwa hari ini adalah hari pertama dari rencana dua hari pelaksanaan deroping yang akan dilaksanakan di kecamatan-kecamatan yang telah diprioritaskan.
“Deroping ini bersifat terbuka, dan kami pastikan tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan,” lanjut Juaeni Taofik.
Sementara itu, Ketua KPUD Lombok Timur, Ada Suci Makbullah, menjelaskan bahwa proses pendistribusian logistik akan berlangsung selama dua hari. “Kami prioritaskan kecamatan yang lebih jauh dan sulit diakses terlebih dahulu,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pengawalan ketat dari pihak kepolisian akan dilakukan untuk menjaga keamanan logistik dari titik awal hingga sampai ke lokasi tujuan.
Ada juga koordinasi intensif dengan pihak pemerintah daerah, TNI, dan Polri untuk mengantisipasi kemungkinan kendala, seperti bencana alam atau longsor, di wilayah rawan.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengatasi potensi masalah seperti longsor di daerah-daerah tertentu,” kata Makbullah.
Proses deroping logistik ini diharapkan berjalan lancar dan aman, sehingga tahapan Pemilu di Lombok Timur dapat dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.(TT).

